TUTORIAL CODEIGNITER : APLIKASI WEBSITE / BLOG (WEBLOG) SEDERHANA DENGAN CODEIGNITER

Oke gan, langsung saja untuk screen shoot contoh aplikasi website, weblog, blog dengan codeigniter yang ane kasi, seperti di bawah ini...

Tutorial HTML

HTML merupakan bahasa dasar pembuatan web. Disebut dasar karena dalam membuat web, jika hanya menggunakan HTML tampilan web terasa hambar. Terdapat banyak bahasa pemograman web yang ditujukan untuk memanipulasi kode HTML, seperti ...

TUTORIAL ORACLE - KONEKSI ORACLE KE JAVA, PHP DAN C# (C-SHARP)

Disitu juga ane kasi contoh aplikasi CRUD nya yang bisa ente download Gratisss :D ...

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri 6 tipe pemrograman. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri 6 tipe pemrograman. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Desember 2016

Tutorial Belajar PHP Program Dasar Untuk Pemula


PHP Program disini... Eh salah, maksud nya oe disini.. Oe mau bahas tentang PHP Program. PHP adalah singkatan dari "PHP: Hypertext Prepocessor", yaitu bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah situs web dan bisa digunakan bersamaan dengan HTML. PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pertama kali tahun 1994. Pada awalnya PHP adalah sinngkatan dari "Personal Home Page Tools". Selanjutnya diganti menjadi FI ("Forms Interpreter"). Sejak versi 3.0, nama bahasa ini diubah menjadi "PHP: Hypertext Prepocessor" dengan singkatannya "PHP". PHP versi terbaru adalah versi ke-5. Berdasarkan survey Netcraft pada bulan Desember 1999, lebih dari sejuta site menggunakan PHP, di antaranya adalah NASA, Mitsubishi, dan RedHat.
PHP disebut bahasa pemrograman server side karena PHP diproses pada komputer server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript yang diproses pada web browser (client).

Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.

Saat ini PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, sebuah kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari singkatan itu sendiri: PHP: Hypertext Preprocessor.

PHP dapat digunakan dengan gratis (free) dan bersifat Open Source. PHP dirilis dalam lisensi PHP License, sedikit berbeda dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang biasa digunakan untuk proyek Open Source.

Kemudahan dan kepopuleran PHP sudah menjadi standar bagi programmer web di seluruh dunia. Menurut wikipedia pada februari 2014, sekitar 82% dari web server di dunia menggunakan PHP. PHP juga menjadi dasar dari aplikasi CMS (Content Management System) populer seperti Joomla, Drupal, dan WordPress.

Dikutip dari situs w3techs.com, (diakses pada 18 Desember 2014), berikut adalah market share penggunaan bahasa pemrograman server-side untuk mayoritas website di seluruh dunia :
•    PHP = 82.0%
•    ASP.NET = 17.2%
•    Java = 2.8%
•    ColdFusion = 0.7%
•    Ruby = 0.5%
•    Perl = 0.5%
•    Python = 0.2%
•    JavaScript = 0.1%
•    Erlang = 0.1%

Dapat dilihat dari tampilan diatas bahwa mayoritas website modern saat ini menggunakan PHP.

Fungsi PHP Dalam Pemrograman Web
Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa pemrograman yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya menggunakan HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal dengan website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.

Sebagai perbandingan, website dinamis yang bisa dibuat menggunakan PHP adalah situs web yang bisa menyesuaikan tampilan konten tergantung situasi. Website dinamis juga bisa menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang berubah-ubah sesuai input dari user, memproses form, dll.

Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan kedalam dokumen HTML. Karena fitur inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau bahasa pemrograman script.

Sebagai contoh penggunaan PHP, misalkan kita ingin membuat list dari nomor 1 sampai nomor 10. Dengan menggunakan HTML murni, kita bisa membuatnya secara manual seperti kode berikut ini:

 


<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title>Contoh list dengan HTML</title>
   </head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
   <ol>
      <li>Nama Mahasiswa ke-1</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-2</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-3</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-4</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-5</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-6</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-7</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-8</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-9</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-10</li>
   </ol>
</body>
</html>

Halaman HTML tersebut dapat dibuat dengan mudah dengan cara men-copy-paste tag <li> sebanyak 10 kali dan mengubah sedikit angka-angka no urut di belakangnya. Namun jika yang kita inginkan adalah menambahkan list tersebut menjadi 100 atau 1000 list, cara copy-paste tersebut menjadi tidak efektif.
Jika menggunakan PHP, kita tinggal membuat perulangan for sebanyak 1000 kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:

 


<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title>Contoh list dengan PHP</title>
   </head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
   <ol>
      <?php
      for ($i= 1; $i <= 1000; $i++)
         {
            echo "<li>Nama Mahasiswa ke-$i</li>";
         }
      ?>
   </ol
</body>
</html>

#

Dengan menggunakan kode baris yang bahkan lebih sedikit, kita dapat membuat list tersebut menjadi 1000 kali, bahkan 100.000 kali dengan hanya mengubah sebuah variabel $i.

PHP tidak hanya dapat melakukan pengulangan tersebut, masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan dengan PHP, seperti menginput data ke database, menghasilkan gambar, menkonversi halaman text menjadi PDF, management cookie dan session, dan hal lainnya yang akan kita pelajari di dalam tutorial belajar PHP di duniailkom.

Tutorial Belajar PHP Program Dasar Untuk Pemula:
•    Menginstall XAMPP
•    Menjalankan Apache
•    Menjalankan File PHP
•    Cara Kerja WebServer
•    Input PHP ke HTML
•    File php.ini
•    Dasar Penulisan PHP
•    Penulisan Komentar
•    Penulisan Variabel
•    Penulisan Konstanta
•    Tipe Data Integer
•    Tipe Data Float
•    Tipe Data String
•    Tipe Data Boolean
•    Tipe Data Array
•    Pengertian Operand
•    Fungsi var_dump()
•    Operator Aritmatika
•    Operator String
•    Operator Logika
•    Perbandingan
•    Operator Increment
•    Assignment PHP
•    Operator Bitwise
•    Operator Assigment
•    Type Casting
•    Struktur Logika IF
•    Struktur ELSE
•    Logika ELSE-IF
•    Struktur Switch
•    Perulangan For
•    Perulangan While
•    Do-While
•    Perintah Break
•    Perintah Continue
•    Perulangan Foreach
•    Pengertian Function
•    Penulisan Function
•    Variabel Scope
•    Argumen Function
•    Default Parameter
•    Variable Parameter

Dan ada juga Versi lengkap nya:
PHP Tutorial
•    PHP HOME
•    PHP Intro
•    PHP Install
•    PHP Syntax
•    PHP Variables
•    PHP Echo / Print
•    PHP Data Types
•    PHP Strings
•    PHP Constants
•    PHP Operators
•    PHP If...Else...Elseif
•    PHP Switch
•    PHP While Loops
•    PHP For Loops
•    PHP Functions
•    PHP Arrays
•    PHP Sorting Arrays
•    PHP Superglobals

PHP Forms
•    PHP Form Handling
•    PHP Form Validation
•    PHP Form Required
•    PHP Form URL/E-mail
•    PHP Form Complete

PHP Advanced
•    PHP Arrays Multi
•    PHP Date and Time
•    PHP Include
•    PHP File Handling
•    PHP File Open/Read
•    PHP File Create/Write
•    PHP File Upload
•    PHP Cookies
•    PHP Sessions
•    PHP Filters
•    PHP Filters Advanced
•    PHP Error Handling
•    PHP Exception

MySQL Database
•    MySQL Database
•    MySQL Connect
•    MySQL Create DB
•    MySQL Create Table
•    MySQL Insert Data
•    MySQL Get Last ID
•    MySQL Insert Multiple
•    MySQL Prepared
•    MySQL Select Data
•    MySQL Delete Data
•    MySQL Update Data
•    MySQL Limit Data

PHP - XML
•    PHP XML Parsers
•    PHP SimpleXML Parser
•    PHP SimpleXML - Get
•    PHP XML Expat
•    PHP XML DOM

PHP - AJAX
•    AJAX Intro
•    AJAX PHP
•    AJAX Database
•    AJAX XML
•    AJAX Live Search
•    AJAX RSS Reader
•    AJAX Poll

PHP Examples
•    PHP Examples
•    PHP Quiz
•    PHP Certificate

PHP Reference
•    PHP Array
•    PHP Calendar
•    PHP Date
•    PHP Directory
•    PHP Error
•    PHP Filesystem
•    PHP Filter
•    PHP FTP
•    PHP HTTP
•    PHP Libxml
•    PHP Mail
•    PHP Math
•    PHP Misc
•    PHP MySQLi
•    PHP SimpleXML
•    PHP String
•    PHP XML
•    PHP Zip
•    PHP Timezones

Sabtu, 10 Desember 2016

Tutorial Belajar C# Program Dasar Untuk Pemula


Oii.. oii, Oe mau bahas nih tentang C#. Kalian dah pada tahu belum apa itu C#? C# adalah teman dari C dan C++. Ya itu sih jawaban konyol nya hihihi. Kali ini serius, C# / bisa dibaca: C sharp, merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain dengan beberapa penyederhanaan. Menurut standar ECMA-334 C# Language Specification, nama C# terdiri atas sebuah huruf Latin C (U+0043) yang diikuti oleh tanda pagar yang menandakan angka # (U+0023). Tanda pagar # yang digunakan memang bukan tanda kres dalam seni musik (U+266F), dan tanda pagar # (U+0023) tersebut digunakan karena karakter kres dalam seni musik tidak terdapat di dalam keyboard standar.

Nah di bagian ini, oe mau mencakup tentang C# contoh pemrograman dasar. Setiap contoh program mencakup Deskripsi program, C# kode serta output dari program. Semua contoh disusun dan diuji pada Visual Studio. Contoh-contoh ini dapat sederhana C# program atau maju C# program. Jadi, mereka cocok untuk setiap pengguna (dummies, pemula atau pengguna tingkat lanjut).
Berikut adalah daftar dari C# pemrograman contoh pada dasar-dasar.

1. C# contoh pada operasi matematika dasar

Bagian berikut menangani operasi matematika dasar. Angka-angka yang berakhir dengan 0,2,4,6,8 disebut angka genap dan angka-angka yang berakhir dengan 1,3,5,7,9 disebut angka ganjil. Segitiga biner adalah segitiga yang dibentuk oleh serangkaian 0's dan 1. Jadi, program C# di bagian berikut memeriksa sifat genap atau ganjil sejumlah, persimpangan nilai-nilai 2 nomor yang dilakukan menggunakan proses swapping, menampilkan jumlah dari digit nomor, menampilkan kebalikan dari sejumlah, cetakan segitiga biner dan menghitung jumlah 1 di nomor yang diberikan yang dimasukan ke program.

• C# Program untuk memeriksa apakah dimasukkan nomor genap atau ganjil
• C# Program untuk Swap 2 nomor
• C# Program untuk mendapatkan nomor dan menampilkan jumlah dari digit
• C# Program untuk mendapatkan nomor dan menampilkan nomor dengan Reverse nya
• C# Program untuk mencetak segitiga biner
• C# Program untuk menghitung jumlah 1 di nomor yang dimasukkan

2. C# contoh format tanggal dan tahun

Jika tahun yang tertentu dibagi oleh 4, kemudian dikatakan menjadi tahun lompat. Tahun Kabisat memiliki 366 hari. Program C# di bagian tertentu Periksa apakah dimasukkan tahun tahun lompat atau tidak, mereka juga menampilkan berbagai format tanggal. Tanggal yang berbeda format dd/mm/yyyy mm/dd/yyyy, dd/mmm/yyyy adalah dan seterusnya dan membandingkan dua tanggal dimasukkan. Ini juga menampilkan transaksi ATM sehari-hari dan menghasilkan angka acak. Nomor acak yang dihasilkan dengan memilih distribusi tertentu yang mencoba untuk kembali nilai-nilai dalam kisaran nilai-nilai yang dihasilkan oleh distribusi.

• C# Program untuk memeriksa apakah dimasukkan tahun ini adalah tahun lompat atau tidak
• C# Program untuk menampilkan tanggal dalam berbagai format
• C# Program untuk membandingkan dua tanggal
• C# Program untuk menampilkan transaksi ATM
• C# Program untuk menghasilkan angka acak

3. C# contoh pada operasi Bitwise dan menukar

Operator OR eksklusif bitwise (^ ^) membandingkan setiap bit operan yang pertama untuk sedikit sesuai operan yang kedua. Jika sedikit adalah 0 dan sedikit lain adalah 1, sedikit hasil sesuai diatur ke 1. Sebaliknya, sedikit hasil sesuai diatur ke 0. Program C# berikut swap isi dua nomor yang menggunakan bitwise XOR operasi, ia menemukan jumlah berapa kali kata '' (frekuensi) muncul dalam kalimat tertentu dan menerima ketinggian seseorang & mengkategorikan Taller, kurcaci & rata-rata.

• C# Program untuk menerima ketinggian seseorang & mengkategorikan sebagai lebih tinggi, kurcaci & rata-rata
• C# Program untuk menemukan frekuensi kata "the" pada sebuah kalimat yang diberikan
• Program C untuk menukar isi dua nomor yang menggunakan Bitwise XOR operasi

4. C# contoh tentang akses specifier

Akses specifier menentukan apakah suatu bidang atau metode dalam kelas, dapat digunakan atau dipanggil dengan metode lain di kelas atau sub-kelas lain. Publik, swasta, dilindungi, dan Default adalah penentu empat akses. Loop dalam lingkaran lain disebut nested loop. Kiri-shift operator (<), yang bergerak bit dari shift_expression ke kiri. Program C# berikut menggambarkan penggunaan akses specifier, meninggalkan pergeseran operator, cetakan berlian menggunakan nested loop, membaca nilai & menampilkan Deskripsi setara dan menemukan paling besar di antara 2 nomor.

• C# Program untuk menggambarkan penggunaan akses specifier
• C# Program untuk mencetak berlian menggunakan Nested Loop
• C# Program untuk menggambarkan operasi LeftShift
• C# Program untuk memeriksa apakah Integer tertentu memiliki pola alternatif
• C# Program untuk membaca nilai & menampilkan Deskripsi setara
• C# Program untuk menemukan terbesar diantara 2 nomor

5. C# contoh pada Unboxing operasi dan Sealed kelas.

Otomatis konversi tipe primitif data ke jenis pembungkus setara dikenal sebagai tinju dan sebaliknya operasi ini dikenal sebagai unboxing. Metode, indexer, properti, atau acara pada kelas yang diturunkan itu adalah mengganti anggota virtual kelas dasar dapat menyatakan bahwa anggota sebagai disegel. Program C# berikut membuat kelas disegel, melakukan operasi unboxing, cetakan squarefeet rumah, daftar semua Perdana nomor antara 1 sampai 100 dan menerima nomor pengguna dan menunjukkan jika positif.

• C# Program untuk menampilkan Squarefeet rumah
• C# Program untuk membuat kelas tertutup
• C# Program untuk melakukan operasi Unboxing
• C# Program untuk menampilkan semua bilangan prima antara 1 untuk 100
• C# Program untuk menerima nomor pengguna dan menampilkannya jika positif

6. C# contoh numerik operasi

Rata-rata satu set jumlah adalah jumlah dari angka-angka yang dibagi dengan jumlah nilai-nilai di set. Program C# berikut menghitung besarnya integer, mengevaluasi rata-rata untuk nilai dari dan menampilkan nomor dalam bentuk segitiga.

• C# Program untuk menemukan besarnya Integer
• C# Program untuk menghitung rata-rata untuk nilai dari
• C# Program untuk menampilkan nomor dalam bentuk segitiga

7. C# contoh pada antarmuka dan perulangan operasi

Antarmuka adalah kumpulan dari metode abstrak. Program C# di bagian mengimplementasikan untuk setiap loop dalam antarmuka. Yang lain program-program menerapkan buku telepon, perhitungan percepatan, menemukan nomor menggunakan teorema pythagoras dan melakukan pembagian eksponen dasar yang sama.

• C# Program untuk menerapkan buku telepon
• C# Program untuk menerapkan untuk setiap antarmuka
• C# Program untuk menghitung percepatan
• C# Program untuk menemukan beberapa menggunakan teorema Pythagoras
• C# Program untuk melaksanakan Divisi eksponen sama basis

Jangan lupa share ya... ^-^

Minggu, 30 Oktober 2011

Function di C#, Java dan C++


Function
Fungsi/function adalah suatu kumpulan instruksi/perintah/program yang dikelompokkan menjadi satu, letaknya terpisah dari program yang menggunakan fungsi tersebut, memiliki nama tertentu yang unik, dan digunakan untuk mengerjakan suatu tujuan tertentu. Dalam bahasa pemrograman lain fungsi dapat disebut sebagai subrutin (basic, VB) atau procedure (pascal, Delphi)
Keuntungan Fungsi
1. Dapat melakukan pendekatan top-down dan divide-and-conquer:
2. Top-down: penelusuran program mudah
3. Divide-and-conquer: program besar dapat dipisah menjadi program-program kecil.
4. Kode program menjadi lebih pendek, mudah dibaca, dan mudah dipahami
5. Program dapat dikerjakan oleh beberapa orang sehingga program cepat selesai dengan koordinasi yang mudah.
6. Mudah dalam mencari kesalahan-kesalahan karena alur logika jelas dan sederhana Kesalahan dapat dilokalisasi dalam suatu modul tertentu saja.

7. Modifikasi program dapat dilakukan pada suatu modul tertentu saja tanpa mengganggu program keseluruhan
8. Fungsi – fungsi menjadikan program mempunyai struktur yang jelas.
9. Dengan memisahkan langkah – langkah detail ke satu atau lebih fungsi – fungsi, maka fungsi utama (main) akan menjadi lebih pendek, jelas dan mudah dimengerti.
10. Fungsi -fungsi digunakan untuk menghindari penulisan program yang sama yang ditulis secara berulang – ulang. Langkah – langkah tersebut dapat dituliskan sekali saja secara terpisah dalam bentuk fungsi. Selanjutnya bagian program yang membutuhkan langkah – langkah ini tidak perlu selalu menuliskannya, tidak cukup memanggil fungsi tersebut.
11. Mempermudah dokumentasi.
12. Reusability: Suatu fungsi dapat digunakan kembali oleh program atau fungsi lain
Sifat-sifat fungsi
1. Nilai fan-in tinggi, artinya semakin sering suatu modul dipanggil oleh pengguna semakin tinggi nilai fan-in
2. Nilai Fan-out rendah, artinya semakin spesifik fungsi suatu modul akan semakin rendah nilai fan-out
3. Memiliki Self-contained tinggi: artinya kemampuan untuk memenuhi kebutuhannnya sendiri


Untuk contoh kode Programnya  Monggo langsung di copass ni


"Csharp"


namespace Function
{
class Program
{
private static int Inpoet() //function mengembalikan nilai
{
int inputt = Convert.ToInt32(Console.ReadLine());
return inputt;
}

private static void Hitung(int satu,int dua) //function tidak mengembalikan nilai
{
int hasil = satu*dua;
Console.WriteLine("Luas persegi adalah = {0}",hasil);
}


public static void Main(string[] args)
{
Console.Write("Panjang persegi = ");
int satu = Inpoet(); //panggil function inpoet
Console.Write("Lebar persegi = ");
int dua = Inpoet(); //panggil function inpoet

Hitung(satu,dua); //panggil function Hitung dan mengirim data dari parameter untuk
//dihitungkan di Function Hitung


Console.WriteLine();
Console.Write("Press any key to continue . . . ");
Console.ReadKey(true);
}
}
}
Hasilnya



"Java"

package Function;

import java.util.Scanner;

public class Program
{
private static int Inpoet() //function mengembalikan nilai
{
Scanner baca = new Scanner(System.in);
int inputt = baca.nextInt();
return inputt;
}
private static void Hitung(int satu, int dua) //function tidak mengembalikan nilai
{
int hasil = satu*dua;
System.out.println("Luas persegi adalah "+hasil);
}
public static void main(String[] args)
{
System.out.print("panjang persegi = ");
int satu = Inpoet(); //panggil function inpoet
System.out.print("panjang persegi = ");
int dua = Inpoet(); //panggil function inpoet

Hitung(satu,dua); //panggil function Hitung dan mengirim data dari parameter untuk
//dihitungkan di Function Hitung
}

}


Hasilnya




"C++"


#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

int Inpoet() //function mengembalikan nilai
{
int input;
cin>>input;
return input;
}
void Hitung(int satu, int dua) //function tidak mengembalikan nilai
{
int luas = satu*dua;
cout<<"Luas persegi adalah = "<<luas;
}

int main(int argc, char *argv[])
{
int satu, dua; //deklarasi tipe data sbg penampung nilai kembalian function
cout<<"Panjang persegi = ";
satu = Inpoet(); //panggil Function Inpoet
cout<<"Lebar persegi = ";
dua = Inpoet(); //panggil Function Inpoet

Hitung(satu,dua); //panggil Function Hitung dan mengirim|
//2 nilai untuk di jumlah kan di dlm function

cout<<endl;
cout<<endl;
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;
}


Hasilnya





Sekian Dulu postingannya . . .
Kapan2 ane lanjutin lagi Tutorial programmingnya . . .