TUTORIAL CODEIGNITER : APLIKASI WEBSITE / BLOG (WEBLOG) SEDERHANA DENGAN CODEIGNITER

Oke gan, langsung saja untuk screen shoot contoh aplikasi website, weblog, blog dengan codeigniter yang ane kasi, seperti di bawah ini...

Tutorial HTML

HTML merupakan bahasa dasar pembuatan web. Disebut dasar karena dalam membuat web, jika hanya menggunakan HTML tampilan web terasa hambar. Terdapat banyak bahasa pemograman web yang ditujukan untuk memanipulasi kode HTML, seperti ...

TUTORIAL ORACLE - KONEKSI ORACLE KE JAVA, PHP DAN C# (C-SHARP)

Disitu juga ane kasi contoh aplikasi CRUD nya yang bisa ente download Gratisss :D ...

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pemrograman 2 java. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri pemrograman 2 java. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Desember 2016

Tutorial Belajar PHP Program Dasar Untuk Pemula


PHP Program disini... Eh salah, maksud nya oe disini.. Oe mau bahas tentang PHP Program. PHP adalah singkatan dari "PHP: Hypertext Prepocessor", yaitu bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah situs web dan bisa digunakan bersamaan dengan HTML. PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pertama kali tahun 1994. Pada awalnya PHP adalah sinngkatan dari "Personal Home Page Tools". Selanjutnya diganti menjadi FI ("Forms Interpreter"). Sejak versi 3.0, nama bahasa ini diubah menjadi "PHP: Hypertext Prepocessor" dengan singkatannya "PHP". PHP versi terbaru adalah versi ke-5. Berdasarkan survey Netcraft pada bulan Desember 1999, lebih dari sejuta site menggunakan PHP, di antaranya adalah NASA, Mitsubishi, dan RedHat.
PHP disebut bahasa pemrograman server side karena PHP diproses pada komputer server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript yang diproses pada web browser (client).

Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.

Saat ini PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, sebuah kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari singkatan itu sendiri: PHP: Hypertext Preprocessor.

PHP dapat digunakan dengan gratis (free) dan bersifat Open Source. PHP dirilis dalam lisensi PHP License, sedikit berbeda dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang biasa digunakan untuk proyek Open Source.

Kemudahan dan kepopuleran PHP sudah menjadi standar bagi programmer web di seluruh dunia. Menurut wikipedia pada februari 2014, sekitar 82% dari web server di dunia menggunakan PHP. PHP juga menjadi dasar dari aplikasi CMS (Content Management System) populer seperti Joomla, Drupal, dan WordPress.

Dikutip dari situs w3techs.com, (diakses pada 18 Desember 2014), berikut adalah market share penggunaan bahasa pemrograman server-side untuk mayoritas website di seluruh dunia :
•    PHP = 82.0%
•    ASP.NET = 17.2%
•    Java = 2.8%
•    ColdFusion = 0.7%
•    Ruby = 0.5%
•    Perl = 0.5%
•    Python = 0.2%
•    JavaScript = 0.1%
•    Erlang = 0.1%

Dapat dilihat dari tampilan diatas bahwa mayoritas website modern saat ini menggunakan PHP.

Fungsi PHP Dalam Pemrograman Web
Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa pemrograman yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya menggunakan HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal dengan website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.

Sebagai perbandingan, website dinamis yang bisa dibuat menggunakan PHP adalah situs web yang bisa menyesuaikan tampilan konten tergantung situasi. Website dinamis juga bisa menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang berubah-ubah sesuai input dari user, memproses form, dll.

Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan kedalam dokumen HTML. Karena fitur inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau bahasa pemrograman script.

Sebagai contoh penggunaan PHP, misalkan kita ingin membuat list dari nomor 1 sampai nomor 10. Dengan menggunakan HTML murni, kita bisa membuatnya secara manual seperti kode berikut ini:

 


<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title>Contoh list dengan HTML</title>
   </head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
   <ol>
      <li>Nama Mahasiswa ke-1</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-2</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-3</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-4</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-5</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-6</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-7</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-8</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-9</li>
      <li>Nama Mahasiswa ke-10</li>
   </ol>
</body>
</html>

Halaman HTML tersebut dapat dibuat dengan mudah dengan cara men-copy-paste tag <li> sebanyak 10 kali dan mengubah sedikit angka-angka no urut di belakangnya. Namun jika yang kita inginkan adalah menambahkan list tersebut menjadi 100 atau 1000 list, cara copy-paste tersebut menjadi tidak efektif.
Jika menggunakan PHP, kita tinggal membuat perulangan for sebanyak 1000 kali dengan perintah yang lebih singkat seperti berikut ini:

 


<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title>Contoh list dengan PHP</title>
   </head>
<body>
<h2>Daftar Absensi Mahasiswa</h2>
   <ol>
      <?php
      for ($i= 1; $i <= 1000; $i++)
         {
            echo "<li>Nama Mahasiswa ke-$i</li>";
         }
      ?>
   </ol
</body>
</html>

#

Dengan menggunakan kode baris yang bahkan lebih sedikit, kita dapat membuat list tersebut menjadi 1000 kali, bahkan 100.000 kali dengan hanya mengubah sebuah variabel $i.

PHP tidak hanya dapat melakukan pengulangan tersebut, masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan dengan PHP, seperti menginput data ke database, menghasilkan gambar, menkonversi halaman text menjadi PDF, management cookie dan session, dan hal lainnya yang akan kita pelajari di dalam tutorial belajar PHP di duniailkom.

Tutorial Belajar PHP Program Dasar Untuk Pemula:
•    Menginstall XAMPP
•    Menjalankan Apache
•    Menjalankan File PHP
•    Cara Kerja WebServer
•    Input PHP ke HTML
•    File php.ini
•    Dasar Penulisan PHP
•    Penulisan Komentar
•    Penulisan Variabel
•    Penulisan Konstanta
•    Tipe Data Integer
•    Tipe Data Float
•    Tipe Data String
•    Tipe Data Boolean
•    Tipe Data Array
•    Pengertian Operand
•    Fungsi var_dump()
•    Operator Aritmatika
•    Operator String
•    Operator Logika
•    Perbandingan
•    Operator Increment
•    Assignment PHP
•    Operator Bitwise
•    Operator Assigment
•    Type Casting
•    Struktur Logika IF
•    Struktur ELSE
•    Logika ELSE-IF
•    Struktur Switch
•    Perulangan For
•    Perulangan While
•    Do-While
•    Perintah Break
•    Perintah Continue
•    Perulangan Foreach
•    Pengertian Function
•    Penulisan Function
•    Variabel Scope
•    Argumen Function
•    Default Parameter
•    Variable Parameter

Dan ada juga Versi lengkap nya:
PHP Tutorial
•    PHP HOME
•    PHP Intro
•    PHP Install
•    PHP Syntax
•    PHP Variables
•    PHP Echo / Print
•    PHP Data Types
•    PHP Strings
•    PHP Constants
•    PHP Operators
•    PHP If...Else...Elseif
•    PHP Switch
•    PHP While Loops
•    PHP For Loops
•    PHP Functions
•    PHP Arrays
•    PHP Sorting Arrays
•    PHP Superglobals

PHP Forms
•    PHP Form Handling
•    PHP Form Validation
•    PHP Form Required
•    PHP Form URL/E-mail
•    PHP Form Complete

PHP Advanced
•    PHP Arrays Multi
•    PHP Date and Time
•    PHP Include
•    PHP File Handling
•    PHP File Open/Read
•    PHP File Create/Write
•    PHP File Upload
•    PHP Cookies
•    PHP Sessions
•    PHP Filters
•    PHP Filters Advanced
•    PHP Error Handling
•    PHP Exception

MySQL Database
•    MySQL Database
•    MySQL Connect
•    MySQL Create DB
•    MySQL Create Table
•    MySQL Insert Data
•    MySQL Get Last ID
•    MySQL Insert Multiple
•    MySQL Prepared
•    MySQL Select Data
•    MySQL Delete Data
•    MySQL Update Data
•    MySQL Limit Data

PHP - XML
•    PHP XML Parsers
•    PHP SimpleXML Parser
•    PHP SimpleXML - Get
•    PHP XML Expat
•    PHP XML DOM

PHP - AJAX
•    AJAX Intro
•    AJAX PHP
•    AJAX Database
•    AJAX XML
•    AJAX Live Search
•    AJAX RSS Reader
•    AJAX Poll

PHP Examples
•    PHP Examples
•    PHP Quiz
•    PHP Certificate

PHP Reference
•    PHP Array
•    PHP Calendar
•    PHP Date
•    PHP Directory
•    PHP Error
•    PHP Filesystem
•    PHP Filter
•    PHP FTP
•    PHP HTTP
•    PHP Libxml
•    PHP Mail
•    PHP Math
•    PHP Misc
•    PHP MySQLi
•    PHP SimpleXML
•    PHP String
•    PHP XML
•    PHP Zip
•    PHP Timezones

Sabtu, 10 Desember 2016

Tutorial Belajar C# Program Dasar Untuk Pemula


Oii.. oii, Oe mau bahas nih tentang C#. Kalian dah pada tahu belum apa itu C#? C# adalah teman dari C dan C++. Ya itu sih jawaban konyol nya hihihi. Kali ini serius, C# / bisa dibaca: C sharp, merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain dengan beberapa penyederhanaan. Menurut standar ECMA-334 C# Language Specification, nama C# terdiri atas sebuah huruf Latin C (U+0043) yang diikuti oleh tanda pagar yang menandakan angka # (U+0023). Tanda pagar # yang digunakan memang bukan tanda kres dalam seni musik (U+266F), dan tanda pagar # (U+0023) tersebut digunakan karena karakter kres dalam seni musik tidak terdapat di dalam keyboard standar.

Nah di bagian ini, oe mau mencakup tentang C# contoh pemrograman dasar. Setiap contoh program mencakup Deskripsi program, C# kode serta output dari program. Semua contoh disusun dan diuji pada Visual Studio. Contoh-contoh ini dapat sederhana C# program atau maju C# program. Jadi, mereka cocok untuk setiap pengguna (dummies, pemula atau pengguna tingkat lanjut).
Berikut adalah daftar dari C# pemrograman contoh pada dasar-dasar.

1. C# contoh pada operasi matematika dasar

Bagian berikut menangani operasi matematika dasar. Angka-angka yang berakhir dengan 0,2,4,6,8 disebut angka genap dan angka-angka yang berakhir dengan 1,3,5,7,9 disebut angka ganjil. Segitiga biner adalah segitiga yang dibentuk oleh serangkaian 0's dan 1. Jadi, program C# di bagian berikut memeriksa sifat genap atau ganjil sejumlah, persimpangan nilai-nilai 2 nomor yang dilakukan menggunakan proses swapping, menampilkan jumlah dari digit nomor, menampilkan kebalikan dari sejumlah, cetakan segitiga biner dan menghitung jumlah 1 di nomor yang diberikan yang dimasukan ke program.

• C# Program untuk memeriksa apakah dimasukkan nomor genap atau ganjil
• C# Program untuk Swap 2 nomor
• C# Program untuk mendapatkan nomor dan menampilkan jumlah dari digit
• C# Program untuk mendapatkan nomor dan menampilkan nomor dengan Reverse nya
• C# Program untuk mencetak segitiga biner
• C# Program untuk menghitung jumlah 1 di nomor yang dimasukkan

2. C# contoh format tanggal dan tahun

Jika tahun yang tertentu dibagi oleh 4, kemudian dikatakan menjadi tahun lompat. Tahun Kabisat memiliki 366 hari. Program C# di bagian tertentu Periksa apakah dimasukkan tahun tahun lompat atau tidak, mereka juga menampilkan berbagai format tanggal. Tanggal yang berbeda format dd/mm/yyyy mm/dd/yyyy, dd/mmm/yyyy adalah dan seterusnya dan membandingkan dua tanggal dimasukkan. Ini juga menampilkan transaksi ATM sehari-hari dan menghasilkan angka acak. Nomor acak yang dihasilkan dengan memilih distribusi tertentu yang mencoba untuk kembali nilai-nilai dalam kisaran nilai-nilai yang dihasilkan oleh distribusi.

• C# Program untuk memeriksa apakah dimasukkan tahun ini adalah tahun lompat atau tidak
• C# Program untuk menampilkan tanggal dalam berbagai format
• C# Program untuk membandingkan dua tanggal
• C# Program untuk menampilkan transaksi ATM
• C# Program untuk menghasilkan angka acak

3. C# contoh pada operasi Bitwise dan menukar

Operator OR eksklusif bitwise (^ ^) membandingkan setiap bit operan yang pertama untuk sedikit sesuai operan yang kedua. Jika sedikit adalah 0 dan sedikit lain adalah 1, sedikit hasil sesuai diatur ke 1. Sebaliknya, sedikit hasil sesuai diatur ke 0. Program C# berikut swap isi dua nomor yang menggunakan bitwise XOR operasi, ia menemukan jumlah berapa kali kata '' (frekuensi) muncul dalam kalimat tertentu dan menerima ketinggian seseorang & mengkategorikan Taller, kurcaci & rata-rata.

• C# Program untuk menerima ketinggian seseorang & mengkategorikan sebagai lebih tinggi, kurcaci & rata-rata
• C# Program untuk menemukan frekuensi kata "the" pada sebuah kalimat yang diberikan
• Program C untuk menukar isi dua nomor yang menggunakan Bitwise XOR operasi

4. C# contoh tentang akses specifier

Akses specifier menentukan apakah suatu bidang atau metode dalam kelas, dapat digunakan atau dipanggil dengan metode lain di kelas atau sub-kelas lain. Publik, swasta, dilindungi, dan Default adalah penentu empat akses. Loop dalam lingkaran lain disebut nested loop. Kiri-shift operator (<), yang bergerak bit dari shift_expression ke kiri. Program C# berikut menggambarkan penggunaan akses specifier, meninggalkan pergeseran operator, cetakan berlian menggunakan nested loop, membaca nilai & menampilkan Deskripsi setara dan menemukan paling besar di antara 2 nomor.

• C# Program untuk menggambarkan penggunaan akses specifier
• C# Program untuk mencetak berlian menggunakan Nested Loop
• C# Program untuk menggambarkan operasi LeftShift
• C# Program untuk memeriksa apakah Integer tertentu memiliki pola alternatif
• C# Program untuk membaca nilai & menampilkan Deskripsi setara
• C# Program untuk menemukan terbesar diantara 2 nomor

5. C# contoh pada Unboxing operasi dan Sealed kelas.

Otomatis konversi tipe primitif data ke jenis pembungkus setara dikenal sebagai tinju dan sebaliknya operasi ini dikenal sebagai unboxing. Metode, indexer, properti, atau acara pada kelas yang diturunkan itu adalah mengganti anggota virtual kelas dasar dapat menyatakan bahwa anggota sebagai disegel. Program C# berikut membuat kelas disegel, melakukan operasi unboxing, cetakan squarefeet rumah, daftar semua Perdana nomor antara 1 sampai 100 dan menerima nomor pengguna dan menunjukkan jika positif.

• C# Program untuk menampilkan Squarefeet rumah
• C# Program untuk membuat kelas tertutup
• C# Program untuk melakukan operasi Unboxing
• C# Program untuk menampilkan semua bilangan prima antara 1 untuk 100
• C# Program untuk menerima nomor pengguna dan menampilkannya jika positif

6. C# contoh numerik operasi

Rata-rata satu set jumlah adalah jumlah dari angka-angka yang dibagi dengan jumlah nilai-nilai di set. Program C# berikut menghitung besarnya integer, mengevaluasi rata-rata untuk nilai dari dan menampilkan nomor dalam bentuk segitiga.

• C# Program untuk menemukan besarnya Integer
• C# Program untuk menghitung rata-rata untuk nilai dari
• C# Program untuk menampilkan nomor dalam bentuk segitiga

7. C# contoh pada antarmuka dan perulangan operasi

Antarmuka adalah kumpulan dari metode abstrak. Program C# di bagian mengimplementasikan untuk setiap loop dalam antarmuka. Yang lain program-program menerapkan buku telepon, perhitungan percepatan, menemukan nomor menggunakan teorema pythagoras dan melakukan pembagian eksponen dasar yang sama.

• C# Program untuk menerapkan buku telepon
• C# Program untuk menerapkan untuk setiap antarmuka
• C# Program untuk menghitung percepatan
• C# Program untuk menemukan beberapa menggunakan teorema Pythagoras
• C# Program untuk melaksanakan Divisi eksponen sama basis

Jangan lupa share ya... ^-^

Sabtu, 25 Mei 2013

Tutorial Codeigniter : Content Management System (CMS) dengan Codeigniter

download contoh CMS Codeigniter - bootstrap - Metro UI
Sudah mulai sepi ni kampung, hanya terdengar suara jangkrik, ranting2 yang tergoyangkan oleh angin, dan kipas laptop :D ... udara dingin pun mulai datang, untungnya tidak ada nyamuk di kamar ane... hehehehee... ibu nyuruh adek buat pake selimut, :) dan aku masi saja didepan laptop untuk menuntaskan target yang memang harus ane tempuh... "ibu aku berjuang untukmu, keluarga ini adalah tanggung jawabku" :) tak peduli hawa dingin dan selengket apapun mata saat ini, tak dapat membutakan ane pada tanggung jawab ke depan... semoga saja ane selalu disertai pertolongan untuk mendapat cita2 dan membahagiakan ibu juga keluarga ini :)
Hemmmb... seperti pada postingan sebelum nya ane bilang untuk minggu ini paling tidak ane harus nulis 2 postingan diblog ini sebelum weekend berakhir, ya ga papalah... sekalian belajar profesional :D , kalo sebelumnya ane membahas tentang tutorial / contoh aplikasi codeigniter tepat nya membahas membuat aplikasi blog / weblog / website sederhana dengan codeigniter versi 2.1.3, postingan kali ini adalah lanjutannya yang membahas pembuatan content management system (CMS) nya menggunakan Codeigniter, dan untuk fiturnya tentunya di sesuain dengan kebutuhan  aplikasi blog nya to ?? hehehehee kalo untuk tema / template nya ane pake Admin - Aries yang ane ambil sample nya dari theme forest...
Tapi untuk file template nya ane pake yang bajakan :D heheheheee.. tapi ya gak bedalah... wong template nya juga colongan... hehehehe... kalo mau lihat live preview template nya bisa ente lihat disini... template nya make bootstrap, jadi kombinasi antara Codeigniter dan bootstrap selain itu untuk template nya pake konsep metro UI yaitu tampilan windows 8... yang saat ini juga lagi populer.... kao gak pake bootstrap rasa nya sulit kalo mau buat tema metro UI ini... hehehehee... tinggal download saja kemudian di gabungkan dengan Codeigniter, waaah jadi keren dan ganteng tampilannya kayak ane.... wkwkwkwkwkwk
untuk text editor nya ane masi setia dengan CKeditor dan KCfinder biar gampang gan dan gak buat sendiri.. kalo buat sendiri ya lama... :D beberapa fitur dalam Contoh Content Management System (CMS) Codeigniter yang ane upload, diantaranya : 

  • Dashboard
  • Content Editor, List published content, list draft content
  • Setting User
  • Setting Label
  • Statistik
  • dan pengaturan dasar blog seperti judul blog, deskripsi blog, limit content dll...

Ya kurang lebih segitu dah... heheheheee sebenarnya untuk aplikasi nya ane barengin sama aplikasi blog codeigniter, jadi memang sudah ane anggap satu paket.... cuma disini memang ane pengen nambah postingan agar lebih mudah lagi untuk di kenali dengan google, karena orang mengetik kata kunci kan sesuai kebutuhan,, :) ada yang ngetik "contoh aplikasi web codeigniter" ada juga yang ngetik "contoh content management system codeigniter"... ini adalah 2 keyword yang berbeda, kalo ane jadikan dalam satu postingan waaah agak repot seperti nya... :D .. mangkanya di akali pake 2 postingan... :D ...  seperti biasa, sebenarnya ane upload contoh - contoh aplikasi codeigniter ini buat temen2 ane yang pemula atau baru belajar, atau mungkin buat temen2 yang lagi males ngerjain tugas Advance web programming, ni ane kasi contoh aplikasi web dengan framework Codeigniter.. dan  tinggal ngoprek sesuai keinginan saja...open sources kok... wkwkwkwkwkwk
diantara temen2 juga ada yang pengen private belajar framework Codeigniter, tapi seperti nya itu berat sekali buat ane kalo sifat nya tidak ada donasi alias gratisan :(  ... mending ane tinggal belajar yang lain... hehehehee.. ya secara ane kan butuh biaya hidup to ?? kalo harus private ya... wkwkwkwkwk.... gak cuma Codeigniter yang mau mau diajarin, ada juga yang mau belajar C# dan Java, PHP dll .. -_- alternatif untuk ngajarin mereka untuk saat ini adalah blog tapi ane punya pikiran lain untuk membantu temen2 yang request tapi gak harus private si.. yaitu Insya Alloh ane mau bikin video - video tutorial pemrograman dan ane post di blog ini, kata nya si kalo video lebih mudah dipahami... ya.. Next time lah Insya Alloh nanti ane buat kalo pas ada waktu kosong... hehehehee...
Oke dah, untuk screen shoot dari Contoh aplikasi Content Management System Codeigniter nya bisa ente liat dibawah ini gan :

contoh content management system codeigniter
Dashboard Login

contoh CMS Codeigniter free
Dashboard admin

contoh CMS Codeigniter - bootstrap - metro UI themes
List Post
download contoh aplikasi codeigniter
Label Setting
contoh website codeigniter - bootstrap
Setting Blog
contoh aplikasi blog codeigniter
Setting User profile
Keren bukan  tampilannya, Codeigniter dengan Bootstarp dengan tema Metro UI ... hehehehee... padahal itu template nya download gratisan... wkwkwkwkwk... kalo system nya ane yang buat... :D .... bisa ente download gratis gan di github... kalo ente punya akun Github monggo diikuti akun ane disini... Oia untuk mengakses secara cepat halaman adminnya, di browser nya ente akses pake "http://localhost/ci-blog/admin" karena di halaman depan / halaman blog nya gak ane kasi Link masuk ke Dashboard admin / Content Management System nya ... hehehehee... Oke dah sekian dulu untuk postingan Contoh Content Management System dengan Codeigniter kali ini, jaga lupa di like ya ?? :D semoga Bermanfaat ... :)

Download File (ane minta share - nya ya gan :D)

UPDATE : Biar gak terjadi Error lebih baik aktifkan dulu .htaccess apachenya :)


Rabu, 10 April 2013

Pattern Iterator di Java, C# dan PHP

Sudah lebih dari seminggu ane posting design pattern dan implementasinya di Java, C# dan PHP... ini pattern ke 5 terakhir yang ane eksekusi setelah tadi ane posting tentang flyweight kali ini tentang pattern iterator.. secara bahasa iterator ini gak ada artinya.. maksudnya dalam bahasa indonesia ya artinya iterator :D, dalam bahasa pemrograman maksud dari pattern iterator ini adalah algortima yang menyediakan cara untuk mengakses elemen dari suatu obyek berurutan tanpa memperlihatkan representasi yang mendasarinya. konsep kerjanya si sama seperti tabel, misal ane punya tabel produk, ada 2 field yaitu nama produk dan harganya..
kita ibaratkan tabel ini adalah object dan produk2 itu juga object.. jadi didalam sebuah object ada juga list object, tentunya saat kita ingin mengakses sebuah produk kita tidak perlu tau bagaimana bentuk asli atau urutan dari list produk, langsung saja kita ambil yang kita butuhkan.... biar tambah jelas coba kita langsung terapkan ke dalam Java, C# dan PHP

Java

package Iterator;

import java.util.ArrayList;
import java.util.Iterator;

public class MainClass {
public static void main(String[] args) {
Item item_1 = new Item("Hardisk", 500);
Item item_2 = new Item("Memory", 200);
Item item_3 = new Item("Processor", 400);

Menu menu = new Menu();
menu.AddItem(item_1);
menu.AddItem(item_2);
menu.AddItem(item_3);
System.out.println("Tampilkan menu");
Iterator<Item> iterator = menu.iterator();
while(iterator.hasNext()){
Item item = iterator.next();
System.out.println(item);
}

System.out.println("Hapus menu paling akhir");
iterator.remove();
System.out.println("Tampilkan menu");
iterator = menu.iterator();
while(iterator.hasNext()){
Item item = iterator.next();
System.out.println(item);
}
}
}

class Item{
public Item(String nama_barang,int harga_barang) {
this.nama_barang = nama_barang;
this.harga_barang = harga_barang;
}
private String nama_barang;
private float harga_barang;

public String toString(){
return this.nama_barang+" : "+this.harga_barang;
}
}

class Menu{
ArrayList<Item> list;
public Menu() {
list = new ArrayList<Item>();
}
public void AddItem(Item item){
list.add(item);
}
public Iterator<Item> iterator(){
return new MenuIterator();
}
class MenuIterator implements Iterator<Item>{
int current_index = 0;
@Override
public boolean hasNext() {
if(current_index >=list.size()){
return false;
}else{
return true;
}
}
@Override
public Item next() {
return list.get(current_index++);
}
@Override
public void remove() {
list.remove(--current_index);
}
}
}


C#
using System;
using System.Collections.Generic;

namespace Iterator_
{
class Program
{
public static void Main(string[] args)
{
Item item_1 = new Item("Hardisk",500);
Item item_2 = new Item("Memory",200);
Item item_3 = new Item("Processor",400);

Menu menu = new Menu();
menu.AddItem(item_1);
menu.AddItem(item_2);
menu.AddItem(item_3);

List<Item> list = menu.iterator();
Console.WriteLine("Tampilkan menu");
foreach(Item my_item in list){
Console.WriteLine(my_item.toString());
}

Console.WriteLine("Hapus menu paling akhir");
menu.RemoveItem();
Console.WriteLine("Tampilkan menu");
list = menu.iterator();
foreach(Item my_item in list){
Console.WriteLine(my_item.toString());
}
Console.ReadKey(true);
}
}

class Item{
public Item(string nama_barang,int harga_barang) {
this.nama_barang = nama_barang;
this.harga_barang = harga_barang;
}
private string nama_barang;
private float harga_barang;

public string toString(){
return this.nama_barang+" : "+this.harga_barang;
}
}

class Menu{
List<Item> list = new List<Item>();
public Menu() {
list = new List<Item>();
}
public void AddItem(Item item){
list.Add(item);
}
public void RemoveItem()
{
if(list.Count != 0){
list.RemoveAt((list.Count-1));
}
}

public List<Item> iterator(){
return this.list;
}
}
}


PHP
<?php
class Item{
function __construct($nama_barang,$harga_barang) {
$this->nama_barang = $nama_barang;
$this->harga_barang = $harga_barang;
}
private $nama_barang;
private $harga_barang;

function ToString(){
return $this->nama_barang." : ".$this->harga_barang.'< br />';
}
}

class Menu{
private $list = Array();
private $index = 0;
function AddItem($item){
$this->list[] = $item;
}

function RemoveItem(){
array_pop($this->list);
}

function GetSize(){
echo sizeof($this->list)-1;
}

function iterator(){
return $this->list;
}
}

$item_1 = new Item("Hardisk",500);
$item_2 = new Item("Memory",200);
$item_3 = new Item("Processor",400);

$menu = new Menu();
$menu->AddItem($item_1);
$menu->AddItem($item_2);
$menu->AddItem($item_3);

$list_menu = $menu->iterator();
echo("Tampilkan menu< br />");
foreach($list_menu as $list){
echo($list->ToString());
}

echo("Hapus menu paling akhir< br />");
$menu->RemoveItem();
echo("Tampilkan menu< br />");
$list_menu = $menu->iterator();
foreach($list_menu as $list){
echo($list->ToString());
}
?>
kalo ente perhatikan program diatas... pertama ane buat list produk nya kemudian ane tampilkan semua produk nya, setelah itu ane menghapus produk yang terakhir masuk.. tanpa harus mengakses list produk dari awal... begitu konsep kerja dari pattern iterator ini... paham ya ?? :D cukup dulu postingan kali ini... soalnya ane mau siap2 kuliah... nanti ane posting lagi insya Alloh kalo sempet masi tentang design pattern dan penerapannya di Java, C# dan PHP... semoga bermanfaat... keep cooding :)

Rabu, 03 April 2013

Pattern prototype di Java, C# dan PHP

Protoype pattern yang secara bahasa katanya google translate artinya bentuk asli atau bentuk dasar, akan ane bahas pada postingan kali ini dengan Java, C# dan PHP, design pattern ini tergolong pada creation pattern yang menangani pembuatan object :D , seperti namanya prototype pattern ini berguna untuk mengkloning suatu object sehingga akan seperti bentuk aslinya, gak mbuang - mbuang dan pasti seperti object aslinya... sudah paham kan ? kalo implementasinya pada Java dan C# itu sama, tetapi pada PHP kita bisa memanfaatkan magic method "__clone()" untuk mengkloning sebuah object instance dari class...
Tetapi contoh pattern prototype pada postingan ini ane gak pake magic method "__clone()" karena ane menyesuaikan dengan bahas lainnya yang ane pakai yaitu Java dan C# dan PHP nya ane sesuaikan dengan standart dari 2 bahasa pemrograman ini. tapi intinya sama kok, hanya saja cooding nya berbeda, algoritmanya pun juga sama tentunya :D
dari pada ane panjang lebar menjelaskan dan ente tambah bingung lebih baik ane kasi langsung kode nya dan silahkan di analisa.

Java

package Clone;

public class MainClass {
public static void main(String[] args) {
Manusia man_1 = new Manusia("Rizal Afani");
System.out.println("Class Manusia asli, "+man_1);
Manusia man_2 = (Manusia)man_1.Cloning();
System.out.println("Class Manusia cloning, "+man_2);
}
}

interface Prototype{
public Prototype Cloning();
}

class Manusia implements Prototype{
public Manusia(String name) {
this.name = name;
}

private String name;

@Override
public Prototype Cloning() {
return new Manusia(name);
}

public String toString(){
return "Class ini nama nya "+this.name;
}
}

C#

using System;

namespace Prototype
{
class Program
{
public static void Main(string[] args)
{
Manusia man_1 = new Manusia("Rizal Afani");
Console.WriteLine("Class Manusia asli, "+man_1.ToString());
Manusia man_2 = (Manusia)man_1.Cloning();
Console.WriteLine("Class Manusia cloning, "+man_2.ToString());
Console.ReadKey(true);
}
}

interface Prototype{
Prototype Cloning();
}

class Manusia : Prototype{
public Manusia(string name) {
this.name = name;
}

private string name;

public Prototype Cloning() {
return new Manusia(name);
}

public string ToString(){
return "Class ini nama nya "+this.name;
}
}
}

PHP

<?php
interface Prototype{
public function Cloning();
}

class Manusia implements Prototype{
function __construct($name) {
$this->name = $name;
}

private $name;

function Cloning() {
return new Manusia($this->name);
}

function toString(){
return "Class ini nama nya ".$this->name.'< br />';
}
}

$man_1 = new Manusia("Rizal Afani");
echo("Class Manusia asli, ".$man_1->toString());
$man_2 = $man_1->Cloning();
echo("Class Manusia cloning, ".$man_2->toString());
?>
kalo ente perhatikan pada kode diatas ane cuma melakukan inisialisasi 1 kali pada program main, kemudian ane cloning dah class yang ane inisialisasi tadi dengan memanfaatkan function cloning yang ber return value prototype dan juga hasil dari override interface prototype.. dan hasilnya terlihat seperti object aslinya :D ... sekian dulu postingan kali ini dan semoga bermanfaat.

Design Pattern di Java, C# dan PHP

Alhamdulillah kali ini ane udah sempat nulis lagi diblog ini, dan tentunya masi tentang design pattern, pada postingan sebelumnya ane udah bahas satu pattern yaitu pattern singleton menggunakan java. kali ini ane berniat untuk menulis lagi tutorial implementasi design pattern dengan Java, C# dan PHP. jadi ane nulis mulai awal. sebelumnya ane berfikir untuk menulis design pattern hanya dengan java yang bisa ente baca disini, karena, jujur saja untuk pemrograman dekstop ane lebih suka javva dari pada C#, kalo web ane suka PHP :D . selang sehari ane upload pattern singleton kmaren, ane liat temen2 pada bingung dengan penerapannya di C# dan sebagian meminta bantuan ane... ane suruh mereka ke blog ane tapi sebagian gak bisa buat mengkonversi dari C# ke Java..
Hemmb.. kalo dipikir-pikir kalo ane upload pake C# di blog ini, bisa untuk menambah page view nya blog ini :D , bisa jadi bisnis... wkwkwkwk.. dan kita memang harus bisa memanfaatkan peluang yang ada... dari situlah ane berniat untuk menulis ulang tutorial design pattern ini dengan 3 bahasa yaitu Java, C# dan PHP.. bagaimana dengan C++.. kalo C++ itu seperti nya kagak sekarang, karena ane sendiri jarang skali menggunakan bahasa C++ ini, walaupun C++ .NET , ane kurang Userfriendly dengan bahasa ini, tapi jika ada tuntutan dari pihak akademik ataupun jika ada pengunjung blog yang request dan mau memberi sedikit donasi mungkin besok2 ane upload dah :D janji...

kalo penerapannya di PHP, itu karena ane pengen skalian mengupload dengan 3 bahasa yang ane sering pakai yaitu Java, C# dan PHP.. dan mungkin ada dari temen2 ane yang juga pengen mempelajarinya dengan pemrograman web (PHP) walaupun penerapan design pattern di PHP udah banyak dibahas oleh sesepuh ane :D
Oke, sekarang kita bahas design pattern nya dahulu... Apa design pattern itu ? Design pattern secara bahasa artinya pola bentuk, sedangkan secara pemrograman design pattern adalah pola-pola algoritma untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dan secara gampang nya adalah kumpulan algoritma programmer2 untuk menyelesaikan permasalahan2 pemrograman secara efisien...kenapa ane bilang efisien ? karena algoritma yang ada di design pattern didesain salah satunya untuk memangkas penggunaan memory, selain itu algoritma nya tidak melakukan proses yang sangat lama... coba kita bandingkan dengan algoritma bikinan kita sendiri, kadang kita asal2an dalam membuat algoritma pada suatu pemorgraman, memang program berhasil dirunning tapi kita melupakan  satu hal yaitu penghematan memory dan proses kompilasi program yang lama... :D selain itu manfaat menggunakan design pattern ini adalah design aplikasi yang kita buat bisa tertata rapi dan itu tentunya sangat berguna untuk perawatan dan kemudahan untuk memaintenance aplikasi jika suatu hari ada penambahan ataupun perubahan :D ... sejauh ini paham ya sama penjelasan ane.. kalo gak paham silahkan tanya via facebook kalo yang mau cepet :D ... dasar dari design pattern ini sebenarnya adalah Object oriented programming (OOP). kalo ente mau belajar design pattern sebaiknya ente kuasai dulu konsep dari OOP, yang antara lain adalah inheritance, polymorphisme, abstract class dll. yang ane udah bahas disini dengan C#, Java dan C++. dan untuk PHP nya di blog ini juga udah ane bahas beberapa :D yang ente bisa pelajari tentunya.. kalo gak paham OOP kayak nya agak berat untuk belajar design pattern, karena semua design pattern yang jumlah nya 23 itu pasti menggunakan OOP :D

Design Pattern ada banyak versi, yang pak dosen minta itu menurut versinya gang of four, dan jumlah patternnya itu ada 23 dan dari 23 pattern itu masi dibagi lagi menjadi 3 bagian.
  • Creation Patterns
    Pattern model ini menangani pembuatan object, kalo kita kan kadang membuat object sesuka kita tanpa mempertimbangkannya. contohnya saat kita membuat suatu object yang kita buat pada suatu class tidak bisa dimanfaatkan pada kelas lain. padahal harusnya kita bisa memanfaatkannya. dengan patterns model ini kita lebih bisa mengoptimalkan pembuatan suatu object. Pattern - pattern pada model ini adalah : 
    1.   Singleton
    2.   Factory Method
    3.   Abstract Factory
    4.   Prototype
    5.   Builder
  • Structural Patterns
    Pattern model ini menyangkut tentang struktur program. Pattern model ini akan lebih fokus pada class object composite. Akan banyak ditemukan pewarisan dan penggunaan interface atau abstract class pada Pattern model ini dan penggabungan suatu object. Pattern - pattern pada model Structural ini adalah :
    1.   Adapter
    2.   Bridge
    3.   Composite
    4.   Decorator
    5.   Facade
    6.   Fly Weight
    7.   Proxy
  • Behavioral Patterns
    Pattern jenis behaviour ini lebih menangani kepada kelakuan program. Pattern jenis ini juga sering memanfaatkan tentang hubungan antar object. Pattern - pattern model ini adalah :
    1.   Chain of responsibility
    2.   Command
    3.   Interpreter
    4.   Iterator
    5.   Mediator
    6.   Memento
    7.   Observer
    8.   State
    9.   Strategi
    10. Template
    11. Visitor
Hembb.. postingan ini memang tidak menjelaskan implementasi nya pada bahasa pemrograman. insya Alloh ane akan bahas pada postingan selanjutnya tapi kalo salah satu pattern udah ane bahas nanti ane kasi link nya pada list pattern diatas... oke gan, monggo di bookmark kalo perlu :D ... sebenarnya tinggal upload saja dan contoh kode programnya sudah ane siap kan dengan Java, C# dan PHP seperti kata ane tadi :D .. oke dah gan... sekian dulu untuk postingan ini, semoga bermanfaat untuk kita semua... keep cooding :)

Senin, 25 Maret 2013

Design pattern Singleton dengan Java

Ini potingan yang ke dua dihari ini... sebenar sih jatahnya seminggu tiga kali, eh ini malah sehari 2 kali... hembb... karena tuntutan kuliah si... bukan tuntutan juga sebenarnya... tetapi ane pengen cepet2 selesai dari matakuliah design pattern ini, oia ane lupa gak jelasin design pattern itu apa :D ... hehehee... design pattern adalah kumpulan algoritma yang sering dipakai untuk membuat sebuah aplikasi dan system, kenapa harus memakai design pattern?? jawaban gampang nya, kalo pake design pattern aplikasi akan mudah untuk dirawat dan diperbaiki jika di kemudian hari ada perubahan... biar gak bikin dari awal, jadi kalo pake design pattern ini sebuah sytem Aplikasi akan tertata rapi :D katanya si gitu... hehehee...
ada banyak design pattern, menurut versi gank of 4 ada 21 design patern, i.Alloh ane bahas dalam waktu dekat ini... doain aja yak gan ? :D ... kali ini ane bahas pake java ya ?? gak ane bahas design pattern pake C# / C++ / PHP.. bukannya gak bisa, tapi cukup satu ajalah... soalnya masi banyak kerjaan yang lain... lagian kalo pake C# kebanyakan temen - temen ane juga pake C#, jadi biar agak sedikit berbeda gitulah.... :D
oke gan dari pada panjang lebar, kita ngobrol diblog ini mending d facebook aje  :D ni ane langsung jelasin desain pattern yang pertama yaitu Singleton. secara bahasa katanya google translate singleton artinya tunggal, tapi bagaimana pengertiannya dalam sebuah pemrograman ??
gini... biasanya design pattern model ini, maksud nya model Singleton ini digunakan untuk koneksi ke Database.. dalam pemrograman prosedural, bukan yang OOP maksud nya kita bisa berkali-kali melakukan koneksi ke dalam dalam database... dan itu sangat tidak efisien.. karena akan terjadi pemborosan memory... seperti contoh aplikasi java sederhana yang ane buat disini ...jika digambarkan bisa seperti ini



Itulah sebab nya perlu diterapkan konsep Singleton dalam pengkoneksian ke Database.. jadi untuk satu koneksi untuk melakukan banyak Eksekusi Query... tapi apa harus pake singleton ?? tidak juga, mugkin ente punya algoritma yang lebih bagus dari Singleton juga gak papa kalo mau dipakai :D .. Singleton jika digambarkan bisa seperti ini




gimana cara ngodingnya ?? mungkin ini yang ditunggu -tunggu olah para pengunjung :D ... okelah... ini pake Java loo ya... bukan C#... tapi ente bisa edit sendiri kok jadi source kode C#... hehehehee..
/**
* @(#)Singleton.java
*
* Singleton application
*
* @author
* @version 1.00 2013/3/25
*/

public class Singleton {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("\t\t\tDesign Patern Single Ton\n\n");
Connection conn_1 = Connection.GetConnection();
conn_1.PrintText("select * from mahasiswa");
Connection conn_2 = Connection.GetConnection();
conn_2.PrintText("select * from dosen");
}
}

class Connection{
public Connection(){
Connection.counter++;
System.out.println("Object Instance Class Connection ke "+Connection.counter+"\n");
}

public static int counter = 0;
public static Connection connection = null;
public static Connection GetConnection(){
if(Connection.connection == null){
Connection.connection = new Connection();
}
return Connection.connection;
}

public void PrintText(String text){
System.out.println(text);
}
}
untuk screen shoot compilasi program diatas begini gan...


Sabtu, 16 Februari 2013

Validasi Textbox PHP - Input Kosong, Input Angka dan Input Huruf

Postingan sebelumnya ane udah bahas validasi textbox/textfield dengan C# dan java, kali ini ane bahas pake PHP, biar lengkap gan :) ...dengan menggunakan jquery untuk menvalidasi textbox/textfield HTML tanpa perlu PHP... seperti yang ane bilang dipostingan sebelumnya, PHP berbeda dengan bahasa yang lain, karena antara form dan programnya itu terpisah, jadi beda engine gitu.. form nya pake HTML kalo programnya pake PHP... pada pemrograman web sebenarnya tidak perlu menggunakan PHP untuk menvalidasi sebuah form termasuk textfield / textbox, combobox / dropdown list dan konco2nya... hehee... cukup menggunakan jQuery / plugin yang sudah disediakan programmer2 lainnya untuk menvalidasi sebuah form HTML...
kalo gak salah namanya jQuery validation.. hehee.. ya nanti ane kasi contoh programnya kok.. tenang aja... Oia kalo menggunakan jQuery validation yang ente download dari web resminya jQuery Validation kadang kurang keren gan.. :D soalnya gak disertakan css untuk validasi form.. jadi tampilannya kurang bagus gitu... kalo yang udah disediakan css nya biasanya demo nya kayak gini gan... silahkan cek dimari http://www.position-relative.net/creation/formValidator/demos/demoValidators.html
keren kan ?? oke.. langsung aje ya gan ane kasi contoh validasi Textbox / textfield kosong di PHP - HTML
pertama ente tambahkan reference javascript / JQuery dan Css nya ente bisa cari di google atau download program yang ane kasi nanti :D ..
<script src="jquery-1.7.2.min.js" type="text/javascript"></script>
<script src="jquery.validationEngine-en.js" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>
<script src="jquery.validationEngine.js" type="text/javascript" charset="utf-8"></script>
<link rel="stylesheet" href="validationEngine.jquery.css" type="text/css"/>
jadi kita perlu beberapa reference yaitu :

  • jquery-1.7.2.min.js
  • jquery.validationEngine-en.js (ente nanti bisa atur bahasanya pada file ini, versi indonesia kgk ada gan :D)
  • jquery.validationEngine.js
  • validationEngine.jquery.css

nanti ane kasi semua deh di file download nya, biar ente gampang, skalian nanti ane buat versi indonesia nya... wkwkwkwkwk.... kalo udah nambah referensi sekarang saatnya melakukan validasi....
tambahkan kode ini gan
<script>
jQuery(document).ready(function(){
jQuery("#formID").validationEngine();
});
</script>

kalo ente lihat pada kode diatas itu kan ada kode "#formID" itu bisa ente sesuaikan dengan id form HTML ente.. itu untuk mengaktifkan validasinya gan :D... kemudian ini contoh validasi pada form Textbox / Textfield  PHP - HTML ...

Validasi Input Kosong
<input value="" class="validate[required] text-input" type="text" name="req" id="req" />  
Validasi Input Angka
<input value="" class="validate[required,custom[integer]] text-input" type="text" name="req" id="req" />  
Validasi Input Huruf
<input value="" class="validate[required,custom[onlyLetterSp]] text-input" type="text" name="req" id="req" />  

Kalo ente lihat pada kode Validasi Textbox / Textfield diatas itu sebenernya validasi nya cuma memanggil class yang disediakan oleh Javascript/jQery dan css... sangat mudah untuk digunakan bagi yang ngerti :D .. kalo gak ngerti ya susah pastinya... wkwkwkwk.. jQuery validation tidak hanya bisa memberikan validasi input kosong, angka dan huruf.. pada PHP (Form HTML) tetapi juga menyediakan untuk validasi email, nomer telp, url, tanggal, Limit input dll... kalo mau belajar ya monggo.. tapi kali ini ane cuma kasi contoh nya validasi textbox / textfiekd input kosong, input huruf dan input angka doank... :D .. selain itu ya ente bisa mandiri kan tentunya ... hehee..
oia untuk file download program validasi input kosong, input angka dan input huruf PHP.. ada link ini... disitu untuk referensi javascript dan css nya ane bedain dengan yang ane terangin tadi soalnya ane juga kasi css untuk tampilan templatenya biar bagus... hehee bukan ane si yang nyediain tapi emang bawaan pluginnya... :D wkwkwkwkwk oke gan monggo kalo mau di download.. gratiss kok.. hehee dan smoga postingan ini bermanfaat buat kita dan para pengunjung blog ini... happy cooding ...

Selasa, 25 Desember 2012

Array PHP (belajar pemrograman web dasar untuk pemula)


Alhamdulillah masi bs ngeksis diblog terceinta ini, dipostingan yang sebelumnya ane udah bahas tentang function PHP.. kali ini ane akan ngebahas tentang Array PHP.. ane pernah bilang di postingan2 sebelumnya Array PHP itu unik tidak seperti Array di pemrograman lain... mangkanya ane perlu bahas Array PHP ini dalam satu Postingan... seperti yang ente tau.. eh ente udah tau gak ya?? Hehehehehe... kalo belum tau sebaiknya ente baca dulu pembahasan ane tentang array di C#, Java, C++... array itu kan seperti Laci Ganda... kalo digambarkan gambarnya seperti ini...

kalo dalam variabel kan kita Cuma bisa menyimpan 1 nilai... kalo array kita bisa menyimpan beberapa nilai dalam 1 variabel array... Apa yang membuat Array di PHP itu berbeda?? Apa yang bikin unik?? Array itu kan mempunyai index yang untuk menyimpan nilai... misal kita punya variabel Array Binatang, kita bisa isikan pada array itu, pada index ke 0 (binatang[0]) kita isi dengan gajah.. pada index ke 1(binatang[1]) kita isi dengan Harimau... dst... kalo pada pemrograman lainya untuk menandai index kita harus menggunakan nomor tapi di PHP kita bisa menandainya dengan karakter... bahasa gampangnya kita bisa kasi nama pada index array itu.... tapi apa bisa tetep memakai nomor ?? ya bisa2 saja :D kenapa tidak ?? slain itu juga Array di PHP ada keunikan yang lain... nanti ane bahas apa keunikan yang lain itu... sekarang coba ente jalankan Kode berikut....
<?php
$buah = array();
$buah[0] = "jeruk";
$buah[1] = "apel";
$buah[2] = "mangga";

print_r($buah);
?>
Pada contoh kode diatas.. array masi memakai index nomor... untuk menampilkan array di PHP langsung aja kita pake Object “print_r”... kalo di tampilkan pake looping yang lain seperti For, While apa bisa ??? ya bisa2 saja... tapi gak ane bahas disini... hehehehehe... Lalu bagaimana dengan array yang katanya bisa indexnya bisa dikasi nama ?? ini contoh kodenya... simpan dan jalankan di browser ente...
<?php
$buah = array();
$buah["kuning"] = "jeruk";
$buah["merah"] = "apel";
$buah["hijau"] = "mangga";

print_r($buah);
?>

ente bisa lihat di kode programnya... indexnya gak pake nomer... tapi pake nama... “kuning”,”merah”,”hijau”... jadi indexnya pake nama :D ... ketika dijalankan di browser... indexnya juga dengan nama to ?? hehehehehe itu uniknya array di PHP... untuk penulisan array gak harus deklarasi array baru kita isi nilai2 arraynya tapi juga bisa seperti ini... biar agak keren gitu lah kodenya... hehehehehehe
<?php
$buah = array(
"kuning" => "jeruk",
"merah" => "apel",
"hijau" =>"mangga"
);

print_r($buah);
?>
Keunikan Array PHP lainnya adalah dalam 1 index PHP bisa menyimpan Array Lagi... dan indexnya pun bisa di kasi nama... coba kode program ini....
<?php
$hewan = array();

$hewan['darat'] = array('harimau','gajah', 'monyet');
$hewan['laut'] = array('hiu','paus','lumba - lumba');
$hewan['udara'] = array('elang','gagak');

print_r($hewan);
?>
Pada array hewan.. index darat.. ane nyimpen 3 hewan, 3 hewan itu ane simpan pada index yang berbeda juga... coba nanti ente analisis sendiri yak ?? hehehehe... gampang kok... ini ane ada contoh lain lagi... di dalam array kan bisa ada array... di dalamnya array itu ane kasi array lagi... (yo dawg) wkwkwkwkwk... ini kode programnya....
<?php
$hewan = array();

$hewan['darat'] = array('harimau',array('mamalia' => 'gajah','monyet'));
$hewan['laut'] = array('hiu', array('mamalia' => 'paus'),'lumba - lumba');
$hewan['udara'] = array( array('pemakan daging' => 'elang','gagak'), array('pemakan biji' => 'pipit'));

print_r($hewan);
?>

jadi didalam array hewan darat ada beberapa index... disalah satu indexnya ane kasi array lagi yang salah satu indexnya namanya mamalia :D ...
Begitulah cerita tentang Array PHP yang berbeda dengan Array pemrograman lainnya... manfaatnya apa ?? banyak si manfaatnya... tapi paling terasa nanti ketika kita bermain2 dengan framework PHP.. sepert codeigniter, obullo, becak dll....
untuk postingan kali ini cukup sampai disini dulu ya gan... pada postingan selanjutnya ane bahas tentang Class PHP... happy cooding

Jumat, 21 Desember 2012

Function PHP || Belajar Pemrograman Web PHP dasar (bagian 2)

Sekilas penjelasan tentang Function PHP ... tapi ane kira ente udah paham tentang Function, Postingan ini ane bakal bahas tentang Function return dan Method, di PHP tidak ada namanya Function Void yang ada hanya Function return value (mengembalikan nilai) atau Function yang tidak mengembalikan nilai  yang biasaya disebut Method :D ... pada Function PHP Example kali ini, walah kok jadi campuran gini ya ?? hehehe pada Contoh Function PHP kali ini ane kasi contoh Function return String dan yang lain... buat ente yang belum paham dengan Function, monggo ente plajari dulu di postingan ane sebelumnya yang membahas tentang Function di C#, Java dan C++...

kalo ente udah paham / ngerti tentang function dan method sekarang saatnya ane kasi contoh Function PHP nya... oia pada postingan sebelum ini di akhir Artikel ane kasi contoh kode PHP yang sudah berjalan di HTML kan ?? kalo belum.. ya kapan2 dibaca ya ?? hehehehe.. oke buat satu folder di folder htdocs - XAMPP ente.. terserah namanya apa... trus bikin 2 file.. file yang pertama ente kasi nama index dengan ekstensi php (index.php), file yang kedua ente kasi nama fungsi dengan ekstensi php juga (fungsi.php) ...



Copy kan kode berikut ke dalam file fungsi.php
<?php
function HelloWorld(){
echo "Hello world (Title dengan function)";
}

function PrintWord($word){
echo $word;
}

function Perkalian($satu,$dua){
echo 'Hasil Perkalian '.$satu.' dan '.$dua.' = '.($satu*$dua);
}

function ReturnValuePenjumlahan($satu,$dua){
return ($satu+$dua);
}

function ReturnValuePengurangan($satu,$dua){
return ($satu-$dua);
}

function ReturnString($nama){
$val = "";
if($nama == "Rizal"){
$val = "Rumah Anda di Banyuwangi";
}else if($nama == "Faradis"){
$val = "Rumah Anda di Genteng";
}else if($nama == "Panjoel"){
$val = "Rumah Anda di Songgon";
}else{
$val = "Nama tidak terdaftars";
}
return $val;
}
?>
file fungsi.php ini berisi beberapa function return value ataupun yang bukan return value :D
kemudian pada file index.php copykan code berikut...

<html>
<head>
<title></title>
</head>
<body>
<div style="background:#993399; color:#FFFFFF; width:300px; height:100px; font-size:14px;">

</div>
</body>
</html>
kemudian ente simpan ke dua file tadi trus jalankan di browser... apa jadinya ?? browsernya kosong kan ?? bahkan titlenya juga kagak ada.. cuma ada warna ungu dengan ukuran 300X100 pixel kan ?? hehehehe... sekarang coba kita tambahkan kode PHP nya ya ?? pada bagian paling atas, di atasnya tag HTML ente kasi kode ini

<?php
include 'fungsi.php';
?>
terus kasi juga di tag Title kode ini :
<?php echo HelloWorld(); ?>  
Kode selengkapnya :
<?php
include 'fungsi.php';
?>
<html>
<head>
<title><?php echo HelloWorld(); ?></title>
</head>
<body>

</body>
</html>
setelah itu ente save dan refresh browser ente... pasti browser ente brubah jadi gini....

maksud dari kode di atas, kode include itu untuk menggabungkan file fungsi.php dengan file index.php... jadi kode apapun yang ada pada file fungsi.php bisa di panggil di file index.php... setelah itu pada panggil function Helloworld() pada Tag Title dan kita echo (tampilkan isinya).. ya otomatis apa yang ada di function Helloworld() akan tercetak pada Tag title...

kemudian coba juga kode ini ya ??
<?php PrintWord("Ahmad Rizal Afani"); ?>  
tambahkan kode diatas di antara tag Div... simpan dan refresh browser ente... pastinya jadinya kayak gini...

kode diatas itu memanggil function PrintWord dan mengirim sebuah nilai parameternya.. pada contoh kode diatas nilainya nama ane :D.. dan di dalam function itu value yang di kirim tadi di tampilkan pake "echo" ...
sekarang ente coba penjumlahan dengan function ya.. jadi proses penjumlahannya di lakukan didalam function kemudian di tampilkan juga didalam function itu... untuk mengirim nilai kedalam function itu pastinya function harusnya mempunyai 2 parameter... ini kodenya :
<?php 
$bilangan1 = 10;
$bilangan2 = 50;
Perkalian($bilangan1,$bilangan2);
?>

Lalu bagaimana dengan Function return value ?? ini baru mau ane jelasin... hehee..
coba kode ini

<?php 
$bilangan1 = 10;
$bilangan2 = 50;
echo 'hasil penjumlahan '.$bilangan1.' dan '.$bilangan2.' = '.ReturnValuePenjumlahan($bilangan1,$bilangan2);
?>

Kalo pada contoh yang tadi kita melakukan proses penjumlahan di dalam function, kemudian juga di tampilkan di dalam function... kalo kode yang ini hasil prosesnya dikembalikan dulu baru di "echo" (ditampilkan di luar function)... itu yang namanya function return value.. coba ente lihat di file fungsi.php function ReturnValue pasti di akhir kode ada keyword "return";

sekarang kita coba dengan function return string yang lain yang melakukan seleksi didalam function itu... coba kode ini.......

<?php 
$nama = "Faradis";
echo ReturnString($nama);
?>
Coba ente liat function ReturnString didalam file fungsi.php... function ini melakukan seleksi kemudian mengembalikan nilai sebuah string yang bisa kita tampilkan diluar function... dari penjelasan yang singkat ini semoga ente paham... kan udah ane jelasin apa maksud dari kode kode diatas itu... nanti kalo masi gak paham coba ente analisa kode2 itu... i.Alloh nanti bisa paham... :D semoga postingan ini bermanfaat buat kita semua... Amiiin...

Belajar Pemrograman Web PHP dasar (untuk pemula) bagian - 1

Alhamdulillah kali ini masi punya luang waktu untuk menulis diblog ini.... pengen rasanya aktip untuk berbagi lewat blog ini setiap hari tapi apa mungkin ya ?? hehee.. I.Alloh ane mesti luangin waktu buat nulis diblog ini meskipun gak tiap hari si... yang penting ngeksis dulu... hehehehehe... dari postingan yang sebelumnya tentunya udah ente siapkan beberapa perangkat untuk belajar pemrograman web dasar seperti Apache service yang udah ente instal di Lapy atau kompi.. text editornya dan mungkin 2 cangkir kopi buat ente dan ane yang lagi belajar bareng pemrograman web... hehehehe... ane disini bakal nulis tentang pemrograman web dengan PHP dasar untuk pemula... artinya disini ane bakal kasi contoh2 code dari dasar2 pemrograman... seperti postingan pemrograman lainnya ane bakal bahas dasarnya dulu...

Postingan ini akan bersambung sampai 3 bagian... bagian pertama (postingan ini) akan ane bahas tentang syntax dasar, penulisan code program, output program, penjumlahan bilangan, flow control IF dan Switch-Case, Perulangan For, perulangan while dan perulangan do-while... bagian kedua ane bakal bahas tentang Method dan Function di PHP dengan implementasi ke User interface / GUI pemrograman web yaitu HTML... bagian ke tiga insya ALLOH ane mau bahas tentang array di PHP... pembahasan tentang array PHP ini mungkin agak panjang.. karena array PHP berbeda dengan Array pemrogramnan lainnya... menurut ane si Array di PHP itu unik :D .. di tunggu aja ya postingan selanjutnya...


oke sekarang kita mulai bahas PHP dasarnya... pertama buatlah satu directory (folder) di folder Htdocs XAMPP.. default tempatnya itu di C:\xampp\htdocs terserah directory/folder itu mau ente kasi nama apa... kalo ane ane kasi nama belajar web...

setelah itu didalam directory/folder yang ente buat tadi buatlah satu file dengan nama index.php (ekstensi PHP)... kalo udah buka file index.php itu dengan text editor ente... sekarang coba ente buka browser trus ketik di addressbar nya... localhost/belajarweb/ (belajarweb bisa ente ganti dengan nama directory/folder yang ente buat tadi) kemudian tekan enter... Apa yang terjadi gan ?? hehee... pasti kosong melompong to.. gak ada apa2 nya... ya jelas lah... wong d file index.php nya kan juga masi kosong... hehee.. loo tapi kan url tadi gak ngarah ke index.php ??? gini.. file index adalah file tujuan default directory jika tidak ditulis file tujuannya.. misal kita hanya nulis di rectori saja seperti tadi itu pasti yang default file yang di tuju itu ya index.php... paham ?? gak percaya... oke nanti kita buktikan ya ??

sekarang coba ente tambahkan pada file index.php beberapa baris program ini

<?php

echo "Hello World";

?>
sekarang ente save dan refresh browser ente yang tadi... apa yang terjadi ?? pasti akan seperti ini to...

sekarang coba ente ketikan di addressbar alamat yang sama tapi setelah slash ente kasi index.php jadi gini localhost/belajarweb/index.php ... hayo... apa yang terjadi ?? tidak ada perubahan kan ?? itu tandanya default file yang dituju directory itu ya index.php... kalo seumpaman di rename file index.php misal jadi home.php?? ya coba sendiri... nanti ente juga bakal tau.. hehehehe...

arti dari code diatas itu untuk penulisan kode PHP itu harus dimulai dengan "<?php" dan di akhiri dengan "?>" untuk menampilkan sebuah comment ente kudu pake keyword "echo".. kalo di C# kan "Console.Write" kalo di Java "System.out.print"... Udah Paham gan ?? :D ...

Oke Selanjutnya coba ente jalankan kode ini... kode yang tadi dihapus dulu gak opo opo...
<?php

echo "Hello World < br />";
echo "My Name Ahmad Rizal Afani";

?>
maksud dari kode di atas itu, kalo ente pengen nulis comment dengan 2 baris harus menambarkan tag "<br />" itu kan tag HTML yang fungsinya untuk meng-enter comment... gampangane gitu... kalo gak pake tag "<br />" gimana?? ya comment nya gak akan menjadi 2 baris gitu,, jadi 1 baris yang panjang kayak kereta :D ... silahkan ente coba sendiri ya ...
sekarang kita bahas tentang variabel... variabel di php itu gak sama kayak pemrograman C# dan Java... untuk variabel C# dan Java harus memakai sebuah tipe data seperti int, byte, short, string, char dll.. biasanya untuk tipe data angka menggunakan type data int dan untuk character /  huruf menggunakan type data string... berbeda dengan php.. php tidak mengenal type data.. kalo pengen menggunakan suatu variabel kita langsung ketik, misal kita pengen variabel nama ya.. langsung ketik "$nama" .... jadi tinggal ketik dolar(baca) trus nama variabelnya... simple kan ?? tidak ada perbedaan antara data angka dan huruf... silahkan coba kode dibawah ini...
<?php

$nama = "Ahmad Rizal Afani";
$alamat = "Kertosari";

echo "Nama Anda = $nama < br />";
echo "Alamat = $alamat< br />";

?>
pada kode diatas ane menuliskan 2 variabel kemudian ane gabungkan sama commen...
sekarang ane kasi contoh perkalian ya... berikut kodenya...

  
<?php

$bilangan1 = 10;
$bilangan2 = 10;

echo "Hasil perkalian antara $bilangan1 dan $bilangan2 adalah ".($bilangan1+$bilangan2);
?>
untuk flow control IF dan Switch-Case tidak jauh berbeda struktur kodenya dengan pemrograman yang lain... coba ini gan...
IF
<?php

$nilai = 80;

if($nilai > 90){
echo "Nilai Anda A";
}else if($nilai > 70){
echo "Nilai Anda B";
}else if($nilai > 50){
echo "Nilai Anda C";
}else if($nilai > 30){
echo "Nilai Anda D";
}else{
echo "Nilai Anda E";
}

?>
Switch Case
<?php

$nama = "Rizal";

switch($nama){
case "Rizal";
echo "Rumah anda di Banyuwangi";
break;
case "Faradis";
echo "Rumah anda di Genteng";
break;
case "Panjoel";
echo "Rumah anda di Songgon";
break;
default:
echo "Pilihan Salah";
break;
}

?>
Untuk Looping (perulangan) tidak juga tidak berbeda dengan pemrograman yang lain untuk struktur kodenya... seperti yang ente tau... looping itu kan ada 3 yaitu menggunakan for, menggunakan while dan menggunakan do-while... ini ane kasi contoh semuanya...
For
<?php

for($i = 0; $i<5; $i++){
echo "perulangan menggunakan for ke ".($i+1)."< br />";
}

?>

While
<?php

$i = 0;

while($i <5)
{
$i++;
echo "perulangan menggunakan while ke ".$i."< br />";
}

?>
Do-While

<?php

$j = 0;
do
{
$j++;
echo "perulangan menggunakan do - while ke ".$j."< br />";
}
while($j <3);

?>
Untuk postingan kali ini mungkin udah cukup ya... kan memang pembahasanya cuma sampek perulangan... pada postingan selanjutnya akan ane bahasa tentang function dan method di PHP...
oia sebelumnya ente coba kode ini dulu ya... trus ente analisa sendiri gimana hasilnya.... ya itung2 blajar mandiri lah... wong cuma nganalisa aja... :D
<?php
$nama = "Ahmad Rizal Afani";
$alamat = "Kertosari, Banyuwangi";
$no_hp = "087755925565";
?>
<html>
<head>
<title>Belajar PHP Dasar</title>
</head>
<body>
Nama : <input name="nama" type="text" maxlength="300" value="<?php echo $nama; ?>" /><br /><br />
Alamat : <input name="alamat" type="text" maxlength="300" value="<?php echo $alamat; ?>" /><br /><br />
No HP : <input name="No hp" type="text" maxlength="300" value="<?php echo $no_hp; ?>" />
</body>
</html>

itu kode php nya udah ane kombinasikan sama HTML... ente analisa sendiri ya... udah dulu postingan kali ini... nanti kalo ada kesempatan ane lanjutkan lagi... hehee happy cooding