TUTORIAL CODEIGNITER : APLIKASI WEBSITE / BLOG (WEBLOG) SEDERHANA DENGAN CODEIGNITER

Oke gan, langsung saja untuk screen shoot contoh aplikasi website, weblog, blog dengan codeigniter yang ane kasi, seperti di bawah ini...

Tutorial HTML

HTML merupakan bahasa dasar pembuatan web. Disebut dasar karena dalam membuat web, jika hanya menggunakan HTML tampilan web terasa hambar. Terdapat banyak bahasa pemograman web yang ditujukan untuk memanipulasi kode HTML, seperti ...

TUTORIAL ORACLE - KONEKSI ORACLE KE JAVA, PHP DAN C# (C-SHARP)

Disitu juga ane kasi contoh aplikasi CRUD nya yang bisa ente download Gratisss :D ...

Tampilkan postingan dengan label Matlab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matlab. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Mei 2013

Function (M-file) Gamma Correction Matlab

Yupz... ini postingan akhir ane minggu ini tentang matlab dan digital image processing / pengolahan citra digital... kali ini masi tentang enhancement, tepat nya tentang Gamma correction dan implementasinya di matlab :D ... tujuan dari methode ini adalah sama dengan enhancement lainnya, yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kekontrasan suatu citra... dan biasanya methode2 enhancement ini tidak akan berdiri sendiri, akan ada proses lanjutannya.... tapi memang belum waktu nya ane postingan yang beginian... hehee... nanti kalo sudah waktu nya ntar ane update kok Insya Alloh... :)
Gamma Correction melakukan sebuah operasi citra menggunakan nilai Constanta, nilai Constanta ini lah yang nanti nya digunakan sebagai patokan pengontrasan citra pada methode ini... Oia, untuk nilai Constantanya memakai nilai bertipe double... atau menggunakan nilai decimal atau koma - koma an ,,, :D .... dan biasanya untuk meningkatkan kecerahan pada methode ini menggunakan nilai 0,sekaian ... sedangkan jika constantanya 1 maka tidak akan terjadi suatu perubahan pada citra yang kita proses...
kalo nilai konstantanya diatas 1 misalnya 1, sekian atau 2, sekian ... maka akan mengurangi kecerahan atau menggelapkan sebuah citra... ya nanti tergantung kebutuhan lah untuk memproses nya agar lebih dapet kontrasnya... boleh di cerahkan boleh juga digelapkan... kalo ane si suka nya yang gelap2... hehehee... gamma correction ini juga sudah sering kita lihat kok di photoshop... kalo bagi ente yang belum pernah lihat di photosop berarti ente mungkin ganteng gan, jarang edit foto itu... wkwkwkwkwk.... 
Oke dah, sekarang kita menuju rumus dan implementasi gamma correction di matlab juga code function (m-file) nya... cekidot...

rumus m file gamma correction matlab


function hasil = GammaCorrection(citra, cons,gamma)
[m,n] = size(citra);
for k = 1:m
for l = 1:n
hasil(k,l) = cons*im2double(citra(k,l))^gamma;
end
end
figure,subplot(1,2,1);imshow(citra);title('citra asli');
subplot(1,2,2);imshow(hasil);title('hasil Citra');
end

function m file gamma correction matlab


Yupz... begitulah Gamma Correction dan implementasinya di matlab dengan code function (M-file) nya.. kalo perlu monggo di copy :D dan sekian dulu untuk postingan kali ini... semoga bermanfaat :)

Function (M-file) Transformasi Log Citra - Matlab

sepertinya minggu ini sama seperti minggu-minggu saat ane ngepost tentang design pattern yang berjumlah 24 itu... pasalnya seminggu ini sudah lebih dari 3 postingan yang ane tulis di blog ini :D ... ane juga gak tau apakah ini mengejar target atau ane lagi ketagihan nulis diblog ya ?? hehehee,, sepertinya dua-dua nya memang ane rasain si... mengejar target, iya... lagi ketagihan juga iya :D ... baru sadar kalo ane lagi ketagihan update blog... dulu si ane bingung sama para blogger yang bisa update seminggu sampai 10 postingan... Wow gitu looo... seminggu sampai nulis sebanyak itu, apa gak bosen ?? dan ternyata setelah ane sering kali update blog ini, sekarang efek ketagihan / kecanduan itu terjadi sama ane... :D ... ya semoga ketagihan ini membawa manfaat, tidak hanya bagi sendiri tapi mungkin bisa lebih bermanfaat bagi orang lain... :)
masi tentang matlab ya gan ?? hehehee... kali ini giliran transformasi log citra / image yang ane bahas... transformasi log ini adalah salah satu methode enhancement / perbaikan citra yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kekontrasan sebuah citra... menurut ane si ya ? hehee transformasi log ini kurang efisien jika digunakan untuk memperbaiki kualitas citra ... kenapa ? karena pengoperasiannya menggunakan rumus secara merata... jadi semua bagian citra / nilai citra dilakukan menggunkan rumus yang sama, dan hasilnya akan ditingkatkan sama rata nilainya... berbeda dengan contrast stretching yang mengoprasikan citra dengan beberapa kondisi.. menurut ane si untuk contrast stretching lebih efisien dari pada trasformasi log ini :D ... oke dah sekarang kita langsung implementasinya dengan matlab ya ? sekalian ane kasi dengan rumusnya...
rumus transformasi logaritmik citra

function hasil = TransformLog(citra, cons)
[m,n] = size(citra);
for k = 1:m
for l = 1:n
hasil(k,l) = cons*log(1+im2double(citra(k,l)));
end
end
figure,subplot(1,2,1);imshow(citra);title('citra asli');
subplot(1,2,2);imshow(hasil);title('hasil Citra');
end
function m file logaritmik citra matlab

oke, sekian dulu untuk postingan Transformasi log citra (image) dengan matlab ini... semoga bemanfaat :)

Function (M-file) Fusi (Fusion) Citra Matlab

Function m file fusion - fusi citra
Postingan kali ini ane mau bahas tentang penggabungan citra yang biasanya disebut dengan image fusion, setelah sebelumnya ane bahas tetang thresholding citra di matlab sekarang giliran image fusi / fusion yang ane bahas... dan tentunya juga masi pake matlab.... :D...  kalo dari kata-kata nya "fusion" mungkin tidak asing bagi para penggemar film kartun / anime jepang, dan sangat familiar.... di film dragon ball kan ada itu ya fusion, jadi penggabungan fisik dan kekuatan antara dua orang, biasa nya kalo di film dragon ball itu yang fusion songoku dan vegete, trunk dan songoten.... ketika 2 orang melakukan fusion di film dragon ball maka akan jadi 1 orang yang mempunyai 2 kekuatan dari 2 orang yang bergabung tadi.... :D 
sama hal nya dengan fusion di film dragon ball tadi, fusi / fusion pada pengolahan citra ini adalah penggabungan 2 buah citra yang nantinya hasil dari penggabungan 2 citra ini akan menghasilkan citra baru yang mempunyai nilai2 dari 2 citra aslinya..... tetapi mungkin agak sedikit berbeda saat dengan fusion pada kartun dragon ball tadi, karena pada fusi / fusion citra kita dapat mengatur gambar mana yang lebih dominan / tampak lebih jelas dari ke dua citra input pada citra hasil penggabungan... apakah gambar pertama yang lebih jelas , apakah gambar kedua yang lebih jelas.... itu bisa kita atur dari inputan juga :D
Oia untuk rumus fusion citra nya mungkin dari sisi struktur rumus hanya mempunyai satu, tapi dalam satu struktur itu dapa kita rubah... merubahnya adalah ketika operasi nya, jadi rumus pertama menggunakan penjumlahan sedangkan rumus kedua menggunakan pengurangan.... yaa... biar lebih jelas dan gak tambah bingung sekarang langsung ane kasi dah contoh source code nya... :D
Fusi dengan menggunakan rumus penjumlahan

function hasil = Fusi3(citra1, citra2)

[m,n] = size(citra1);
for k = 1:m
for l = 1:n
hasil(k,l) = (citra1(k,l))+(citra2(k,l));
end
end
figure,subplot(2,2,1);imshow(citra1);title('citra 1');
subplot(2,2,2);imshow(citra2);title('citra 2');
subplot(2,2,3);imshow(hasil);title('hasil Citra');
end
Fusi dengan rumus menggunakan pengurangan
function hasil = Fusi2(citra1, citra2)

[m,n] = size(citra1);
for k = 1:m
for l = 1:n
hasil(k,l) = (citra1(k,l))-(citra2(k,l));
end
end
figure,subplot(2,2,1);imshow(citra1);title('citra 1');
subplot(2,2,2);imshow(citra2);title('citra 2');
subplot(2,2,3);imshow(hasil);title('hasil Citra');
end
Fusi menggunakan rumus yang ada pengontrol gambar yang dominan
function hasil = Fusi(citra1, citra2,nilai)

[m,n] = size(citra1);
nilai2 = 1-nilai;
for k = 1:m
for l = 1:n
hasil(k,l) = (nilai*citra1(k,l))+(nilai2*citra2(k,l));
end
end
figure,subplot(2,2,1);imshow(citra1);title('citra 1');
subplot(2,2,2);imshow(citra2);title('citra 2');
subplot(2,2,3);imshow(hasil);title('hasil Citra');
end

Gampang ya ? dan tentunya unik si... memang untuk matakuliah - matakuliah rumpun AI / Citra sebenarnya unik semua dan bagi ane itu sangat menantang dan harus ditaklukan :D ... hehehee... oke dah, sekian dulu postingan tentang citra fusi / fusion kali ini semoga bermanfaat buat kita semua :)

Function (M-file) Thresholding Citra - Matlab

Function m file thresholding citra matlab code
Yeah... sepertinya dalam waktu dekat ini ane akan banyak bahas tentang matlab untuk pengolahan citra digital, dan kali ini giliran Citra thresholding yang ane bahas diblog ini :D ... kalo untuk membahas pengolahan citra digital sebenarnya bukan tuntutan dari pihak akademik alias tugas kuliah, tapi karena kemauan ane sendiri untuk terus berbagi diblog ini, "We Create and Share" menurut slogan kampus ane... hehehee... untuk matakuliah citra ini sebenarnya sudah ane ikuti tahun lalu, tetapi sifat nya ilegal... jadi hanya ikut masuk ke kelas citra tahun lalu hanya untuk belajar... selama kita bisa belajar kenapa kita tidak memanfaatkan ?? wong gak bayar dan gak dilarang mengikuti kelas secara ilegal.... :D jadi bener kata bapak Ranchodas chancad / punksuk wangdu di film 3 idiot... belajar gak harus pakai uang... yang penting niat dulu.... hehehee...
Oke sekarang kita bahas apa si Thresholding itu ?? dan apa gunanya ?? Thresholding adalah salah satu methode citra yang bertujuan untuk mengubah dimensi citra menjadi citra binner... dengan kata lain citra yang diproses oleh methode thresholding nilai pixel nya hanya akan ada 2 jenis.... kalo gak 1 ya 0... jadi kalo gak putih ya hitam... disini kita harus bisa mengerti yang ane maksud hitam putih itu apa... bukan foto hitam putih... tapi nilai citra nya... kalo gak putih ya hitam... 0 / 1 ....
kalo orang awam bilang foto hitam putih itu menurut pengolahan citra adalah citra grayscale .... bukan thresholding... trus apa guna citra thresholding... sebenar nya banyak guna si... tapi yang paling menonjol adalah membedakan antara object dan background dalam sebuah citra atau gambar.... yang nanti nya akan bisa dimanfaatkan untuk operasi citra yang lain atau bahkan untuk pengembangan sebuah software :D .... wuuuihh... keren ya kayaknya ?? hehehee
Oke sekarang kita bahas tentang implementasinya di matlab... sebelum menuju source code nya.. ada yang perlu ane jelaskan disini... kalo tadi ane bilang citra thresholding itu adalah citra biner yang nilai nya cuma 1 dan 0 , tetapi pada implementasi nya akan sedikit berbeda... dalam operasi untuk warna putihnya itu bukan 1 tetapi tergantung bit citra inputnya, jadi kita ambil nilai tertinggi dari bit citra... misal citra input nya 8 bit maka kita gunakan nilai 255 untuk nilai putih nya.... jadi paham ya ?? sekarang kita beralih pada algortima methode thresholding nya... untuk melakukan nilai thresholding kita butuh sebuah nilai ambang sebagai alat pembatas untuk menentukan pixel mana saja yang akan menjadi putih dan pixal mana saja yang akan menjadi hitam... :D misal ya ?? hehehee kita punya nilai ambang 150 dan L-1 (nilai tertinggi) 255 ... maka semua pixel yang bernilai diatas 150 maka akan dijadikan bernilai 255 alias menjadi putih... kemudian untuk pixel-pixel yang bernilai dibawah 150 maka akan dijadikan 0 alias hitam... :D ... ya gitu aja si algoritmannya... gampang ya ?? oke dah ane pikir ente udah paham dan sekarang ane kasi source code thresholding matlab nya, cekidot : 

function hasil = Thresholding(citra,nilai)

hasil = citra;

[m,n] = size(citra);

for k = 1:m
for l = 1:n
if(citra(k,l) > nilai)
hasil(k,l) = 255;
else
hasil(k,l) = 0;
end
end
end

figure,subplot(2,2,1); imshow(citra);title('citra asli');
subplot(2,2,2); imhist(citra);title('histogram citra asli');
subplot(2,2,3); imshow(hasil);title('citra hasil');
subplot(2,2,4); imhist(hasil);title('histogram citra hasil');

end
Oke dah untuk postingan Function (M-file) thresholding citra di matlab ini, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan, happy cooding :D

Function (M-file) Contrast Stretching Matlab

Matlab... matlab.. matlab... postingan kali ini kembali ane bahas matlab untuk melakukan manipulasi citra, matakuliah yang menurut ane agak sedikit rumit dan wajib untuk dipelajari dikampus ane... -_- karena sebenarnya citra ini masuk dalam rumpun penjurusan, tepatnya pada rumpun AI (Artificial Intelegent) / kecerdasan buatan... sedangkan ane lebih fokus pada bidang RPL (Rekayasa perangkat lunak) ... karena ini tuntutan dari akademik ya ane jalanin ajalah sekalian menambah ilmu, mungkin suatu saat ilmu ini akan berguna dikemudian hari... :D seperti hal nya saat ane mempelajari tentang multithreading ditahun kemarin pada mata kuliah OOP, tapi kegunaannya baru terasa 6 bulan kemudian saat ane dapet project membuat sms gateway multi port yang dijadikan server pulsa... hehehehee...
Ah, udah dulu dah intro nya... :D sekarang ane bahas tentang contrast stretching, apa contrast stretching itu ?? contrast stretching adalah sebuah methode enhancement / perbaikan citra, lebih detailnya contrast stretching adalah methode perbaikan citra yang bertujuan untuk meningkatkan kekontrasan citra dengan memanfaatkan beberapa kondisi.. :D
kalo dilihat secara bahasa contrast streching artinya pengontrasan sepotong-sepotong, maksud nya kita akan mengoperasikan citra sesuai dengan kondisi nya dan kondisinya itu adalah potongan-potongan nilai citra...

diagram Contrast Streching matlab
diagram Contrast Streching

Rumus Contrast streching Citra :
Rumus Contrast Streching matlab
Rumus Contrast Streching

Contoh simulasi operasi Contrast streching

simulasi Contrast Streching matlab
simulasi Contrast Streching

Kalo dilihat dari rumus nya pasti pusing duluan... tapi ya tergantung masing2 individu si... kalo ane si bingung+matasakit... wkwkwkwkwkwk tapi berbeda lagi ketika kita nanti melihat dari segi kode nya, kalo dari kode malah ane paham.. :D ya... begitulah... biar gak panjang lebar, ni ane kasi contoh script contrast streching pengolahan citra di matlab 

function hasil = Contrasstectching(citra, r1,r2,s1,s2)

citra = im2double(citra);
hasil = citra;

[m,n] = size(citra);

r1 = r1/255;
r2 = r2/255;
s1 = s1/255;
s2 = s2/255;

for k = 1:m
for l = 1:n
if(citra(k,l)<= r1)
a = 0;
b = r2;
c = 0;
d = s2;
rasio = (b-a)/(d-c);
hasil(k,l) = (citra(k,l)-c)*rasio+a;
elseif (citra(k,l)>= r1 && citra(k,l)< r2)
a = s1;
b = s2;
c = r1;
d = r2;
rasio = (b-a)/(d-c);
hasil(k,l) = (citra(k,l)-c)*rasio+a;
else
a = s2;
b = 255;
c = r2;
d = 255;
rasio = (b-a)/(d-c);
hasil(k,l) = (citra(k,l)-c)*rasio+a;
end
end
end

hasil = im2uint8(hasil);
subplot(2,2,1);imshow(citra);title('citra asli');
subplot(2,2,2);imhist(citra);title('histogram citra asli');
subplot(2,2,3);imshow(hasil);title('hasil contrasstreching');
subplot(2,2,4);imhist(hasil);title('histogram contrasstreching');
end
untuk kode pemanggilan function / m-file matlab nya sepeti ini gan :

Contrasstectching(rgb2gray(imread('E:/citra/biji.jpg')),10,120,0,150); 
perlu diperhatikan pada kode pemanggilan function / m-file nya... ane ngambil image/citra yang berdimensi 3 alias RGB ... jadi ane convert dulu jadi grayscale... ente bisa pakai script pemanggilan function / m-file nya dengan menyesuaikan directory citra ente :D ... kemudian kalo ente lihat code yang ada dalam function / m-file nya menurut ane lebih mudah untuk dipahami ketimbang lihat rumus diatas... hehehehe... oia ini hasil dari penggunaan function / m-file diatas

Contrast Streching matlab
Implemetasi Contrast Streching matlab

kalo dilihat dari pada hasil citra diatas, gambar hasil operasinya lebih besar contrast nya dari pada citra aslinya, selain itu untuk memanipulasi pixel nya tidak menggunakan operasi yang sama rata, tetapi menggunakan beberapa kondisi, sehingga pengontrasan citra disini lebih efisien, karena memang ada beberapa bagian citra yang perlu sedikit ditingkatkan cerah nya dan ada juga yang perlu banyak peningkatan cerahnya.. :D ... dan itulah contrast streching yang artinya operasi linier sepotong - sepotong :) dan sekian dulu untuk postingan kali ini yang membahas tentang Function (M-file) Contrast Stretching di matlab... semoga bermanfaat ..

Selasa, 23 April 2013

Function (M-file) Brightness Matlab

Masi bersemangat untuk update di hari ini... ane terusin dah postingnya :D .. masi tentang Matlab.. kali ini tentang function brightness yang ane bahas.. secara bahasa brightness artinya adalah cerah... jadi secara gampangnya methode ini berfungsi untuk mepercerah sebuah citra, tujuan utamanya adalah untuk memperbesar kekontrasan sebuah citra... misal ada citra seperti ini

pengolahan citra digital brightness


jika kecerahannya ditingkatkan maka akan terlihat lebih kontras lagi, bisa lihat seperti ini 

matlab brightness

untuk menerapkan methode brightness ini, memakai rumus seperti ini

rumus brightness

rumus brightness


lalu beginilah function (M-file) nya di Matlab

function hasil = Cerah(citra,input)

hasil = citra;

[m,n] = size(citra);

for k = 1:m
for l = 1:n
hasil(k,l) = citra(k,l)+input;
end
end

subplot(2,2,1);imshow(citra);title('citra asli');
subplot(2,2,2);imhist(citra);title('histogram citra asli');
subplot(2,2,3);imshow(hasil);title('hasil citra cerah');
subplot(2,2,4);imhist(hasil);title('histogram citra cerah');

end
Pemanggilannya begini
i = imread('cameraman.tif');
Cerah(i,50);

penjelasannya seperti ketika function buatan kita tadi kita panggil maka harus mengisikan 2 parameter nya.. yaitu parameter citra nya dan parameter nilai untuk kecerahan citra nya :D begitu ....
hasil pemanggilan function diatas adalah seperti gambar dibawah ini dan sampai disini dulu postingan kali ini :)


citra brightness

Senin, 22 April 2013

Function (M-file) Negative Citra Matlab

Hari ini ane tiba2 pengen update lagi diblog ini :D .. ya walaupun hanya sekedar corat-coret tapi setidaknya "yang ada manfaatnya" buat diri sendiri dan buat orang lain... postingan ini mungkin agak sedikit berbeda dengan postingan sebelumnya... kalo dilihat dari kategori posting di blog ini cuma ada tutorial pemrograman yang rumpun nya rekayasa perangkat lunak / sistem informasi... kali ini ane akan share sesuatu yang berbeda... yaitu tentang citra digital ... mata kuliah ini adalah salah satu mata kuliah yang ditakuti oleh mahasiswa di kampus ane :D gak tau kenapa, apa karena dosennya yang killer atau karena mata kuliah nya yang agak sulit untuk dipahami... hehee... ya kalo menurut ane si.. ke dua2 nya...
dosennya killer dan mata kuliahnya juga agak sulit untuk di mengerti... hembb... tapi dosen yang itu sudah gak ngajar mata kuliah citra tahun ini, jadi dosennya berbeda... tahun kmaren ane ikut kelas ini karena mantan ane dan ane juga pengen bisa... taun ini ane wajib ngambil -_- padahal ane udah bisa ni matakuliah...
mata kuliah citra ini termasuk dasar dari penjurusan kecerdasan buatan (artificial intelegent)... dan nantinya akan dikembangkan untuk membuat aplikasi2 keren seperti deteksi wajah, deteksi tumor, virtual keyboard... dll ... tapi sayang seribu sayang... ane gak minat sama rumpun yang satu ini... sebenarnya ilmunya unik... bisa membuat aplikasi bahkan sesuatu yang baru.... tapi karena pasar sedang tidak banyak membutuhkan sama penjurusan yang satu ini, maka ane putusin menekuni jurusan yang dicari pasar :D yaitu RPL dan Jaringan... kalo nanti pasar sudah mulai banyak menjamah ke kecerdasan buatan ini maka ane akan perdalam lagi ilmu ini, ane suka si sebenarnya tapi yaaa.. tuntutan kerjanya di RPL dan Jaringan :)
mata kuliah citra dikampus ane dibagi menjadi 3 bagian... untuk yang citra 1 ini lebih banyak membahas enhancement yaitu perbaikan citra... tujuannya adalah untuk meningkatkan kekontrasan suatu citra sehingga citra yang diolah / diproses akan menghasilkan citra baru yang kekontrasannya lebih tinggi ... yang pada akhirnya dapt digunakan untuk memisahkan object - object....
enhancement ini dalam pemrograman citra biasanya tidak berdiri sendiri, maksudnya akan ada proses selanjutnya agar citra ini dapat dimanfaatkan lagi.. misal, untuk mendeteksi wajah harus dilakukan enhancement dulu untuk memperbaiki kekontrasan citra, baru kemudian dilakukan proses lanjutan untuk pendeteksian mana wajah dan mana yang bukan wajahh... Enhancement (perbaikan) mempunyai banyak methode, mulai dari Negative, Gamma Correcton, Brightness, histogram dll... dan inti dari methode2 ini adalah untuk memperbaiki kekontrasan citra :D
seperti judul postingannya yaitu Function (M-file) Negative citra, ane akan kasi contoh functionnya yang murni menggunakan algoritma negative citra, 

Rumus :

S = (L-1) - r

S = nilai citra hasil.
L-1 = gray level tertinggi / color depth
r = nilai citra asli

rumus pengolahan citra negative

kalo ente lihat pada simulasi diatas itu nilai (L-1) adalah 9 .. jadi rumusnya 9 - nilai pixel nya :D ... kalo secara gampangnya proses negativ ini adalah proses dimana sisi gelap dijadikan terang, si gelap dijadikan terang... jadi dibalik gitu....
untuk penerapan di matlab, sebenarnya matlab sendiri sudah menyediakan function nya yaitu "imcomplement"

i = imread('rice.png');
hasil = imcomplement(i);
subplot(1,2,1);imshow(i);title('citra asli');
subplot(1,2,2);imshow(hasil);title('citra hasil negativ');
diatas itu penerapannya kalo pake function bawaan matlab... tapi rasanya kurang greget kalo kita gak bisa terapin dengan algoritma yang ada :D ... ni ane kasi function yang mengimplementasikan algoritma negative biar greget...
function hasil = NegativeCitra(citra,maxbit)

hasil = citra;

[m,n] = size(citra);

for k = 1:m
for l = 1:n
hasil(k,l) = (maxbit-1)-citra(k,l);
end
end

subplot(2,2,1);imshow(citra);title('citra asli');
subplot(2,2,2);imhist(citra);title('histogram citra asli');
subplot(2,2,3);imshow(hasil);title('hasil citra negative');
subplot(2,2,4);imhist(hasil);title('histogram citra negative');

end
untuk pemanggilannya ya cukup seperti ini
NegativeCitra(i,256);  
hembbb... ya kira2 seperti itulah penerapan negative dan algoritmanya di function (M-file) matlab... kalo gak ngerti silahkan di coment atau tanya lewat facebook... kalo paham monggo postingannya dilike gitu...  :D ...sekian dulu untuk postingan kali ini... semoga bermanfaat :)